by

Harap Usulan Jalan Setapak Terealisasi

Ambon, BKA- Masyarakat desa Hunuth, kecamatan Teluk Ambon sangat berharap, usulan pembangunan jalan setapak yang disampaikan sejak tahun 2020 lalu, dapat direalisasikan di tahun ini. Pasalnya, pekerjaan tersebut sempat tertunda akibat adanya refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

“Sebenarnya program ini sudah diajukan di tahun 2020. Namun tertunda akibat pandemi Covid-19. Kita usulkan kembali dalam musyawarah pembangunan desa (Musrenbang) 2021, untuk bisa direalisasikan,” ungkap Ketua RT.01/RW.02 Desa Hunuth, Mon Rikumahu, saat ditemui koran ini, Senin (8/3).

Ia menjelaskan, pembangunan jalan setapak yang diusulkan merupakan media bagi warga dalam melakukan aktivitas keseharian.

“Kalau tidak ada jalan setapak, masyarakat menjadi susah untuk menjajakan dagangan mereka. Masalahnya, mereka tidak bisa menggunakan kendaraan roda dua untuk membantu mengangkut dagangan-dagangan mereka, karena tidak adanya jalan setapak yang bisa mempermudah kendaraan roda dua untuk lewat. Akhirnya, Mereka hanya bisa berjalan kaki, bolak-balik angkat dagangan mereka untuk di jual demi pemenuhan ekonomi,” terangnya.

Rikumahu berharap, di tahun ini, pembangunan jalan setapak yang menjadi usulan warga setempat bisa terealisasi. Agar warga tidak lagi bersusah paya berjalan kaki, demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

“Covid-19 sudah membuat warga menjadi susah akibat turunnya pendapatan ekonomi. Untuk itu pemerintah desa bisa melihat hal ini, sebagai wadah untuk merealisasi program pembangunan jalan setapak yang sudah diusulkan warga ke dalam program kerja desa 2021,” pintanya.

Sementara itu, Sekretaris Desa Hunuth, Ampi, saat dikonfirmasi menjelaskan, selain usulan jalan setapkan, adapula program pembangunan saluran drainase yang diusulkan oleh warga setempat. Dan seluruhnya sementara diupayakan agar dapat terealisasi di tahun ini.

“Jadi ada dua program usulan. Saluran drainase dan setapak. Kita jalankan perlahan-lahan. Pertama itu kita akan realisasikan pembangunan saluran drainase, kemudian kalau anggaran masih mencukupi kita akan coba bangun setapak. Karena yang perlu pembangunan bukan hanya satu lokasi saja. Melainkan ada banyak lingkungan RT dan RW yang memerlukan sentuhan bantuan pembangunan,” tutup Ampi. (BKA-2)

Comment