by

Harga Cabai Melonjak Selama PPKM

beritakotaambon.com – Pasca penerapan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro level III di kota Ambon, harga cabai di sejumlah pasar tradisional mengalami lonjakan harga.

Pantuan Beritakota Ambon, di pasar tradisional Mardika maupun Batu Merah, harga cabai yang dijual para pedagang masih mengalami lonjakan harga. Harga cabai bahkan belum normal selama penerapan PPKM level III.

Salah satu pedagang Mardika, Aji (36) ketika ditemui mengaku, harga cabai masih mengalami kenaikan harga sejak bulan lalu.

Baca juga:
Sembako Stabil, Harga Ikan Tinggi

“Harga cabai kembali naik. Cabai rawit 70 hingga 80 ribu per kg, atau naik sebelumnya dari harga 60 ribu per kilo. Untuk harga eceran, dijual 10 ribu per cupa (ukuran kaleng susu) dan 5 ribu per tumpuk. Sedangkan cabai keriting panjang, kalau di jual enceran menjadi 25 ribu per cupa dari harga sebelumnya yang hanya 12 ribu rupiah,” terang Aji, Rabu (18/8).

Dikatakan, harga ini ditetapkan sesuai harga jual dari sentra produksi. “Harga ini mengikuti harga jual petani di sentra produksi. Belum lagi pengaruh intensitas hujan dan biaya transportasi sampai di pasar cukup mahal,” lanjutnya.

Ia mengaku, dalam masa PPKM ini pendapatan para pedagang lebih sedikit. Sehingga diharapkan, PPKM bisa cepat berakhir, agar perekonomian warga tidak semakin memburuk.

Baca juga: Pedagang Harap Ambon Pulih dari Covid-19

“Saya berharap PPKM tahap tiga ini cepat selesai dan tidak ada lagi perpanjangan atau adanya PPKM tahap selanjutnya. Supaya semua kembali berjalan normal. Karena dengan adanya PPKM yang berkepanjangan, membuat kita rakyat kecil merasa di jajah di negeri sendiri,” pungkasnya. (LAM)

Comment