by

Hari Ini DPRD Ambon Rapid Antigen Massal

Paska dua anggota legislatif (Aleg) DPRD Kota Ambon terkonfirmasi positif Covid-19, puluhan aleg lainnya beserta seluruh pegawai Sekretariat Dewan (Setda), akan melakukan rapid antigen hari ini. Ini untuk memastikan apakah ada anggota maupun pegawai yang terkonfirmasi positif atau tidak.

Teman-teman anggota yang masih sehat sampai hari ini (kemarin) semuanya akan melakukan rapid antigen dan swab. Sehingga bisa mendeteksi lebih jauh apakah benar ada yang terkonfirmasi positif atau tidak. Dan besok akan kita lakukan di gedung DPRD ini beserta para pegawai sekretariat, ungkap Ketua DPRD Kota Ambon, Elly Toisuta, kepada wartawan, di gedung DPRD Belakang Soya, Kamis (1/7).

Politisi Golkar ini mengaku, secara pribadi belum mendapatkan informasi terkait dua anggotanya yang terkonfirmasi positif saat melakukan pemeriksaan antigen usai perjalanan dinas dari luar daerah. Yang mana dua anggota tersebut, kemudian dilakukan swab PCR oleh petugas kesehatan, dan hasilnya positif berdasarkan keterangan Satgas Covid-19 Kota Ambon.

Saya pribadi belum dapat informasi itu. Namun terkonfirmasi positif ini lewat pemeriksaan oleh doinas kesehatan. Mungkin melakukan tes antigen dan dinyatakan positif. Maka itu, kita akan lakukan rapid antigen dan swab sehingga bisa mendeteksi lebih jauh. Agar pelayanan kepada masyarakat juga bisa lebih maksimal, tandas Toisuta.

Ketua PDK Kosgoro 1957 Maluku juga berharap, pelaksanaan rapid secara massal yang direncanakan hari ini, bisa berjalan baik dan hasilnya negatif. Karena ditakutkan ada yang terkonfirmasi positif, dan bisa berdampak terhadap pembatasan aktivitas di DPRD.

Mudah-mudahan besok (hari ini) semua bisa negatif. Dan kalau ada yang terkonfirmasi juga, otomatis untuk sementara pelayanan kepada masyarakat dibatasi, untuk berinteraksi langsung. Dan buat-teman yang terkonfirmasi positif hari ini, sudah menjalani karantina mandiri. Kita berdoa biar lainnya tidak apa-apa, karena yang terjadi adalah OTG, imbuh Toisuta.

Toisuta juga berharap, seluruh anggota DPRD yang ada nantinya bisa hadir untuk menjalani rapid antigen tersebut. Sebab, pelaksanaan swab test yang sebelumnya dilakukan di DPRD secara massal hanya diikuti sebagian. Sementara sebagian lainnya hingga saat ini belum.

Mudah-mudahan semua anggota bisa mengikuti swab ini, karena sudah diinformasikan lewat WhatsApp grup. Dan dimintakan untuk semua hadir. Jadi, nanti kita lihat saja berapa banyak yang bisa hadir untuk mengikuti swab dan rapid antigen. Ini bukan hal baru, tapi selaku pimpinan, kita harus tetap saling menjaga pelayanan terhadap masyarakat, pintanya.

Toisuta menambahkan, belakangan ini, jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 terus meningkat. Sehingga DPRD selaku wakil rakyat harus bisa menjadi contoh yang baik bagi masyarakat untuk menjalani rapid antigen maupun vaksinasi yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

Diharapkan kita saling menjaga satu dengan lainnya. Aktivitas masih jalan, dan juga akan dilaksanakan swab antigen. Apabila nanti terkonfirmasi banyak, maka sementara kantor ditutup, pegawai juga akan ikut swab, kunci Toisuta. (UPE).

Comment