by

Hari ini Kantor Bapedda Tutup

Seluruh Staf Akan di Swab

Ambon, BKA- Hari ini, Jumat (14/11), Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Ambon ditutup sementara. Hal itu disebabkan meninggalnya salah satu kepala bidan di kantor tersebut, akibat positif terpapar Covid-19, beberapa waktu lalu.

Penutupan sementara Kantor Bappeda tersebut disampaikan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, kepada wartawan di depan gedung Balai Kota, Kamis (12/11).

Selain langkah penutupan sementara, ungkap Louhenapessy, seluruh staf kantor tersebut akan di Swab. Sehingga untuk sementara, mereka akan bekerja dari rumag, sambil menunggu hasil Swab.

“Semua pegawai Bappeda harus Swab. Sementara waktu, seluruh pelayanan harus dilakukan dari rumah, sampai hasil Swab keluar,” tambahnya.

Keputusan tersebut, kata Louhenapessy, harus dilakukan untuk dapat mengetahui situasi terkini, terkait kondisi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemkot Ambon yang bertugas di Bappeda, apakah ada yang tertular atau tidak, pasca meninggalnya salah satu kepala bidang di OPD itu.

“Demi memutus mata rantai penyebaran corona, maka kita harus lakukan hal ini. Kita juga kan tidak tahu, almarhum bersentuhan di kantor itu dengan siapa. Olehanya itu, semua harus di Swab,” terangnya.

Bukan itu saja, dia juga memastikan kalau kantor itu akan disterilkan oleh Dinas Kesehatan, dengan melakukan menyemprotkan cairan disenfektan.

“Gedung kantornya juga akan disterilkan oleh tim kesehatan. Penyemprotan cairan disenfektan akan dilakukan. Kalau Jumat besok (hari ini), mereka sudah di Swab, maka kemungkinan hari Selasa (17/11) pekan depan baru hasilnya keluar,” jelas dia.

Selain itu, lanjut dia, Swab bagi seluruh ASN Bappeda Ambon merupakan langkah tepat untuk mencegah adanya klaster perkantoran, yang berkembang akibat penularan Covid-19.

“Kan satu ASN Bappeda Ambon sudah meninggal akibat positif Covid-19. Nah, makanya sesuai prosedur dalam upaya menekan klaster perkantoran, kita harus lakukan Swab. Tim Satgas Covid-19 juga akan mencari tahu, siapa saja yang sudah berkontak erat dengan almarhum, agar bisa di Swab,” pungkas dia. (BKA-1)

Comment