by

Hari ini, Penyuntikan Vaksin Covid-19 Dilakukan, Empat Dokter Spesialis Siaga Antisipasi Dampak

Ambon, BKA- Hari ini, Jumat (15/1), program penyuntikan vaksin Covid-19 dilaksanakan di Kota Ambon. Tahap awal, penyuntikan dilakukan kepada 4.053 Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK) di Rumah Sakit dr. J. Leimena.

Untuk mengantisipasi dampak pasca vaksinasi Covid-19 dilakukan, Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah menyiapkan empat dokter spesialis untuk bersiaga.

Tugas empat dokter spesialis ini, yakni, memantau orang-orang yang mengikuti program penyuntikan vaksin Covid-19.

“Empat dokter spesialis telah kita siapkan. Diantaranya, dokter ahli internis, ahli paru, ahli syaraf, serta dokter anak,” ungkap Walikota Ambon, Richard Louhenapssy, kepada wartawan, Kamis (14/1).

Para dokter spesialis ini, katanya, merupakan bagian dari upaya untuk meminimalisir kemungkinan terjadinya hal buruk pasca vaksin Covid-19.

“Kalau ada hal-hal yang berdampak bagi orang yang telah divaksin, baik dampak ringan atau sedang, maka kita sudah punya para dokter untuk antisipasi hal itu,” sebutnya.

Lebih lanjut, Walikota dua periode itu mengaku, hari ini, Jumat (15/1), program vaksinasi Covid-19 dilakukan di RSUP dr. J. Leimena.

“Kita semua akan hadir disana, dan mengikuti semua prosesnya sesuai dengan aturan medis. Jika memenuhi syarat, otomatis langsung divaksin,” katanya.

Dia menegaskan, pihaknya tetap akan mengikuti program penyuntikan vaksin Covid-19, guna mencegah penularan virus tersebut di Kota Ambon.

“Pemerintah kota tetap mendukung penuh proses ini, sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran corona di Ambon. Tapi sudah barang tentu kita harus memenuhi syarat, sebelum divaksin,” tandasnya.

Terpisah, Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, A. G. Latuheru, mengungkapkan, belum tentu semua pejabat atau tenaga kesehatan yang masuk daftar vaksin tahap pertama, langsung divaksin.

“Kalau ditanya, apakah semua disuntik segera. Kita nanti tergantung hasil screning. Meja pertama pendaftaran, meja kedua screning. Hasil screning ini misalnya kalau dia memenuhi syarat, langsung penyuntikan,” terang Latuheru.

Tapi apabila hasil screning-nya menunjukkan seseorang tidak dapat disuntik vaksin Covid-19 karena masalah umur, sambung Latuheru, maka orang itu belum dapat disuntik. Menunggu tahapan berikutnya. Karena program vaksinasi ini akan berjalan empat tahap.(IAN)

Comment