by

Hartanto Akan Dipanggil Paksa Jaksa

AMBON-BKA, Kontraktor proyek pembangunan Taman Kota Saumlaki, Hartanto Hoetomo, akan dipanggil paksa penyidik Pidsus Kejati Maluku.

Hal itu ditegaskan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku, Rorogo Zega, kalau yang bersangkutan tidak menghadiri panggilan jaksa untuk ketiga kalinya.

“Kita sudah layangkan panggilan ketiga. Rencananya, Jumat 23 Juli 2021 (hari ini), tersangka hadir di Kejati, karena saat ini yang bersangkutan di Surabaya. Tapi jika tak hadir lagi, akan kita panggil paksa, dengan menangkap tersangka sesuai dengan kewenangan yang ada,” kata Kajati Maluku,Kamis (22/7).

Langkah tegas itu akan ditempuh pihak penyidik, kata Kejati, karena ketiga tersangka lainnya di kasus tersebut telah ditahan di Rutan Kelas IIA Ambon, bahkan telah mengikuti sidang perdana di Pengadilan Tipikor Ambon. Sehingga untuk tersangka Hartanto Hoetomo akan dipanggil dan ditahan secepatnya oleh Kejati Maluku.

“Karena tiga rekannya sudah ditahan. Maka dia (tersangka) juga harus ditahan. Ini dilakukan untuk ada rasa keadilan dalam penyidikan kasus ini,” tandas Kajati.

Sedangkan untuk kasus dugaan korupsi Anggaran Belanja Langsung pada Sekertariat Daerah (Setda) Kabupaten SBB tahun 2016 senilai Rp 18 miliar, Kajati mengaku telah berkoordinasi dengan Inspektorat Provinsi Maluku untuk melakukan audit investigasi terhadap perkara tersebut.

“Saya sudah bangun koordinasi dengan Inspektorat. Mereka bilang, dalam waktu dekat akan bergerak ke SBB untuk melakukan audit investigasi,” jelas Kajati.

Menurutnya, pemeriksaan saksi sudah tidak lagi dilakukan terhadap perkara itu, termasuk pengumpulan dokumen-dokumen pendukung. Sebab semua bukti yang diminta Inspektorat telah dilengkapi tim penyidik.

“Kita tidak lakukan pemeriksaan lagi dalam perkara ini. Semua dokumen sudah dipasok ke Inspektorat. Kita tunggu saja hasilnya auditnya, untuk kita tindaklanjut lagi,” tandas Kajati.(SAD).

Comment