by

Hasil Swab Reaktif, Warga Kabur

Ambon, BKA- Upaya memutus penyebaran Covid-19 lewat kebijakan wajib rapid test bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker, masih dijalankan hingga Rabu kemarin. Namun dari wajib rapid test itu, ada salah satu warga yang kabur setelah diketahui hasil rapid testnya reaktif.

Aturan baru yang diterapkan lewat Operasi Yustisi saat ini, yakni rapid test ditempat bagi warga yang beraktivitas diluar rumah tidak mengindahkan protokol Kesehatan. Saat operasi Yustisi di hari kedua dilakukan Satgas Covid-19 Kota Ambon, satu warga berhasil kabur setelah mengetahui hasil rapidnya reaktif.

“Yang bersangkutan melarikan diri, ketika mengetahui kalau hasil tesnya reaktif,” beber, Koordinator Fasilitas Umum Satgas Covid-19 Kota Ambon, Richard Luhukay, kepada wartawan, Rabu (16/12) .

Dia mengaku, perihal itu terjadi saat pihaknya menggelar operasi yustisi dikawasan Talake, Kecamatan Nusaniwe Kota Ambon. Dan ditemukan 30 orang terjaring tidak memakai masker.

“Di depan Kantor PT Telkom Ambon, di Talake, 30 orang yang di rapid tes, enam hasil diantaranya reaktif. Namun, satu warga yang hasilnya reaktif langsung kabur,” terangnya.

Dijelaskan, seorang warga yang kabur itu, telah diketahui identitas aslinya oleh Satgas Covid-19. Dan nantinya akan dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kota Ambon untuk ditindaklanjuti.

Sementara untuk lima warga lainnya yang hasilnya reaktif, kemungkinan hanya empat yang harus dilanjutkan dengan swab test. Sebab, satu dari lima orang tersebut memiliki kondisi yang sehat.

“Yang reaktif dari 30 orang ini kan ada enam. Satu kabur jadi tinggal lima. Yang jalani Swab kemungkinan hanya empat, sebab satu diantaranya memiliki kondisi sangat sehat, sehingga kita anjurkan untuk istrahat saja,” pungkasnya. (BKA-1).

Comment