by

Hindari PHK, Pemkot Longgarkan Sektor Usaha

Ambon, BKA- Perpanjangan PSBB Transisi tahap VII telah diterapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon sejak Senin (26/10) kemarin. Berbagai sektor usaha mulai dilonggarkan untuk kembali beroperasi. Hal ini untuk menghindari nasib tenaga kerja dari Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Walikota Ambon Richard Louhenapessy mengaku, dalam PSBB Transisi lanjutan ini, sektor usaha swasta diberikan pertimbangan untuk dilonggarkan. Karena sektor-sektor dimaksud, juga terkena dampak penurunan ekonomi akibat Covid-19.

“Kita memberikan pertimbangan untuk sektor-sektor berdampak ekonomi ini. Jangan sampai ada PHK dan sebagainya,” tandas Richard, kepada wartawan, Senin (26/10).

Disinggung soal belajar tatap muka, Politisi Golkar ini menilai, hal tersebut sementara dipertimbangkan Pemerintah Kota.

“Pendidikan tetap masih dalam pertimbangan kita yang serius. Karena pendidikan itu sektor yang secara ekonomis itu rendah, tapi secara kesehatan itu sangat tinggi,” ujarnya.

Ditegaskan, untuk proses belajar mengajar di dunia pendidikan saat ini, khususnya Kota Ambon, masih menggunakan pembelajaran lewat online. Dan belum di ijinkan untuk belajar tatap muka.

Menurut dia, jika Ambon telah masuk ke zona hijau penyebaran Covid-19, maka Pemkot Ambon mempertimbangkan pembelajaran tatap muka bagi para siswa.

“Pendidikan itu tetap masih dilaksanakan dalam bentuk online dulu. Mudah-mudahan setelah ini di evaluasi, kalau kondisi sudah hijau, yah mungkin itu baru kita pertimbangan lagi untuk itu,” cetusnya.

Walikota dua periode ini menambahkan, kalau tingkat kesembuhan di Kota Ambon sangat masif. Dan hal tersebut bukan semata-mata upaya dari Pemkot, tetapi juga partisipasi dari masyarakat.

“Tingkat kesadaran masyarakat itu yang kuncinya. Dan sekarang kita mulai merasakan dampaknya itu,” tukasnya. (BKA-1)

Comment