by

HIPMI MBD Prioritas Sektor Pariwisata

Ambon, BKA- Komunitas pengusaha yang tergabung di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), menempatkan sektor pariwisata sebagai prioritas utama.

Hal ini tentu sejalan dengan upaya pemerintah daerah, dalam meningkatkan perekenomian daerah dan masyarakat dengan memberdayakan potensi wisata yang ada di kabupaten bertajuk bumi Kalwedo ini.
Pernyataan ini, disampaikan Ketua Badan Pengurus Cabang (BPC) HIPMI MBD, Thomas Malaira, Selasa (20/4). Menurutnya, sebagai perhimpunan yang berisikan pengusaha-pengusaha muda, tentu perlu mengupayakan terobosan-terobosan baru bagi kemajuan daerah.

Dikatakan, dilihat dari potensi yang ada di kabupaten MBD., sektor pariwisata merupakan salah satu sektor yang dapat menunjang perekenomian daerah secara cepat.
“Jika meningkatkan sektor pariwisata, tentu sektor lainnya juga dapat ikut berkembang. Seperti pengrajin dan indtustri pangan yang selama ini masih berstandar lokal,” terangnya.

Oleh karena itu, jika sektor pariwisata dapat dikembangkan secara baik. Maka dengan sendirinya wisatawan akan mulai berdatangan. Baik wisatawan nasional bahkan wisatawan internasional.

“jika kita mampu menarik perhatian para wisatawan, maka kita tidak perlu bersusah payah untuk memproduksi produk-produk lokal ke luar daerah. Namun orang dari luar daerah yang akan berbondong-bondong mendatangi destinasi wisata di kabupaten MBD. Dan hal ini tentu dapat membuka peluang peningkatan perekenomian rakyat dan daerah,” tandas Thomas.

Ia menambahkan, saat ini BPC HIPMI MBD telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pariwisata RI, untuk melihat peluang apa saja yang bisa didapat demi pengembangan sektor pariwisata. Bahkan BPC HIPMI MBD, telah memprogramkan pengembangan wisata desa setiap tahunnya, dengan maksimal lima desa per tahun.

Dimana pengembangan wisata tersebut, sambungnya, dimulai dengan peningkatan SDM dengan memberdayakan masyarakat desa setempat, melalui pelatihan yang dikerjakan bersama Dinas Pariwisata baik Kabupaten maupun provinsi. Kemudian dilanjutkan dengan pembangunan infrastruktur penunjang, agar sesuai dengan standar wisata tingkat nasional.

Adapun ke lima desa yang akan dibangun pada tahun 2021 yakni Desa Welora, Desa Elmuro, Dusun Syota Desa Moain, Desa Tounwawan dan Desa Klis.

Dia berharap, program BPC HIPMI MBD mendapat dukungan penuh pemerintah daerah dan masyarakat demi kemajuan dan kesejahteraan kabupaten MBD ke arah yang lebih baik. (GEM)

Comment