by

HKBHL Akan Bangun Pabrik dan Yayasan

AMBON-BKA, Dua program besar yang dihasilkan dalam rapat kerja (Raker) Himpunan Keluarga Besar Hena Lima (HKBHL), Desa Negeri Lima, Kabupaten Maluku Tengah yakni pembangunan pabrik air mineral dan yayasan sekolah berbasis Islam. Dua program jadi prioritas HKBHL agar terealisasi.

“Saat raker itu, kita dari bidang-bidangnya sudah menyusun raker untuk kedepan. Kita prioritaskan program kerja dari semua depertemen yang ada. Tapi raker yang harus jalan dalam jangka waktu 1 bulan, adalah pembangunan pabrik air mineral yang akan dibangun samping mushalah Baiturrahman. Program kerja yang kedua, akan mencari lahan untuk membangun sekolah berbasis Islam, dimulai dari TK hingga SMA, yang juga sudah kita sampaikan ke pemerintah negeri,” ungkap Ketua Umum HKBHL, Hamdan Tunny, kepada Koran ini, Sabtu (31/7).

Dikatakan, dua program ini sangat direspon baik Pemerintah Desa Negeri Lima, hingga sesepuh Saadiah Uluputty, yang juga merupakan anggota DPR RI saat ini.

“Kita tadi sudah pelantikan dan pengurusan badan pengurus HKBHL. Tadi selesai pelantikan dan pengukuhan, respon pemerintah negeri baik. Salah satu sesepuh dari anggota DPR RI ibu Saadiah Uluputty pun sangat baik,” sebutnya

Menurutnya, program HKBHL harus bisa bermanfaat untuk orang lain. Yakni mengembangkan sumber daya manusia sekaligus mengurangi jumlah pengangguran di Desa Negeri Lima.

“Jadi tinggal sekertaris negeri membicarakan hal tersebut dengan raja, maka akan di lakukan dalam 6 bulan ini, di mulai Agustus. Target kita paling lama 3 bulan itu sudah ada penghasilan. Motivasi membangun pabrik dan sekolah tersebut untuk memanfaatkan SDM yang ada di Negeri Lima. Dan tentu saja untuk mengurangi angka pengangguran,” tukasnya.

Hamdan yang juga Pemilik Yayasan Maluku Husada ini menambahkan, anggaran pembangunan pabrik air mineral dan yayasan sekolah itu, akan menggunakan anggaran dari HKBHL tanpa bantuan dana desa (DD) maupun Alokasi Dana Desa (ADD).

“Untuk membangun pabrik dan yayasan sekolah tersebut, kami memakai dana sendiri. Tidak ada campur tangan ADD,” tutupnya. (MG-2)

Baca juga: Berkas 9 Tersangka Yayasan Anak Bangsa Tunggu P21 Jaksa

Comment