by

Honorer BPJN Maluku Santuni Anak Yatim

Memaknai keistimewaan bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H (2021), belasan pegawai non ASN pada Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Maluku, ikut menyantuni anak yatim piatu dan kaum duafa di Kota Ambon, Senin (10/5).

Ada tiga lokasi yang dikunjungi para pegawai non ASN lingkup Kementerian PUPR itu. Diantaranya Yayasan Melati Al-Khairat di kawasan Galunggung, Pondok Pesantrean Ishaka di kawasan Ahuru dan Yayasan Al-Madinah di kawasan Warasia, Kecamatan Sirimau. Dengan memberikan sejumlah bingkisan sembako dan uang tunai kepada masing-masing pengurus yayasan.

Ketua Forum Nasional Non ASN PUPR, Madens. A mengatakan, bantuan sembako dan uang tunai yang diberikan ke tiga yayasan itu, diperoleh dari hasil patungan para honorer BPJN Maluku-Malut. Yang mana merasa terpanggil untuk berbagi di bulan Ramadhan dan jelang lebaran Idul Fitri.

“Memaknai bulan Ramadhan dan jelang Idul Fitri ini, kita para pegawai non ASN BPJN Maluku ini merasa terpanggil untuk ikut membantu meringankan beban masyarakat Kota Ambon yang membutuhkan. Terutama mereka yang berada di yayasan atau panti asuhan ini,” terang Madens.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama bukan hanya dilihat dari adanya pembangunan infrastruktur yang selama ini dikerjakan Kementerian PUPR lewat BPJN Maluku. Tetapi juga bisa dilakukan dengan membantu masyarakat lewat momentum hari-hari besar keagamaan, seperti menyantuni anak yatim dan kaum duafa.

“Peduli itu bukan saja kita datang dengan membawa proyek infrastruktur, tapi memberikan bantuan sembako dan uang tunai pun itu namanya peduli. Apalagi di bulan suci Ramadhan ini, kita mau apa yang Tuhan berikan ke kita, dirasakan juga oleh orang lain,” ucapnya.

Ia berharap, kepedulian dari teman-teman bisa mengurangi sedikit beban masyarakat jelang perayaan Idul Fitri. Sehingga dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Dimana bantuan yang diberikan akan menjadi rutinitas para pegawai Non ASN BPJN Maluku setiap momentum hari-hari besar keagamaan.

“Semoga bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Dan hal yang sama juga tentu akan kita lakukan di hari-hari besar keagamaan misalnya perayaan Natal dan lainnya,” pungkasnya.

Sementara itu, Salah Satu Pengurus Pondok Pesantren Ishaka, Ahmad Satiri mengaku, sangat mengapresiasi santunan yang diberikan para pegawai Non ASN BPJN Maluku itu. Menurutnya, apa yang diberikan sangat membantu, khususnya jelang lebaran Idul Fitri.

“Bantuan dari anak-anak muda ini sangat luar biasa. Mereka yang non ASN saja bisa berbuat baik seperti ini. Dan tentu sangat berterima kasih dengan apa yang diberikan. Tentu kedepan bisa juga bukan bantuan buku-buku atau apa saja. Karena disini ada 40an anak yatim, piatu dan fakir miskin juga. Tetapi apa yang diberikan sudah sangat membantu kurangi beban anak-anak disini. Terima kasih banyak, semoga semuanya bisa cepat diangkat sebagai pegawai,” ucap Satiri. (UPE)

Comment