by

Hujan Deras, Talud Rumah Warga Longsor

beritakotaambon.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon bergerak cepat lewat tanggap darurat terhadap talud rumah warga yang longsor akibat hujan deras dan angin kencang, Senin (22/11).

Sekretaris BPBD Kota Ambon, Eva Tuhumury mengatakan, saat hujan kemarin, telah terjadi bencana longsor di kawasan Dusun Kayu Putih, Negeri Soya, Kecamatan Sirimau.

“Titik longsor terjadi di RT.001/RW.04. Tepatnya di rumah Keluarga Frederika Latupapua. Dimana talud rumah mereka longsor kurang lebih 11 meter, yang materialnya jatuh ke jalan setapak,” sebut Eva.

Dijelaskan, material longsor yang jatuh ke jalan setapak itu cukup mengganggu aktivitas masyarakat. Sebab, jalan setapak itu merupakan akses jalan bagi warga sekitar.

Menurut Eva, pihaknya dan Tagana serta dibantu masyarakat sekitar, telah berupaya melaksanakan pembersihan. Guna memaksimalkan akses jalan bagi warga di kawasan tersebut.

“BPBD bersama Tagana sedang berupaya melaksanakan pembersihan material. Sementara untuk tanggap darurat, telah diberikan bantuan terpal untuk menutupi titik longsor, agar tidak membahayakan,” paparnya

Selain longsor, Eva juga mengaku, berdasarkan laporan, terjadi genangan air yang cukup tinggi di ruas jalan A.Y. Patty, dan Jalan Piere Tendean, kawasan Galala- Hative Kecil yang mengganggu arus kendaraan dan pejalan kaki.

“Genangan air tersebut hanya pada saat hujan. Ketika hujan berhenti, genangan air tersebut juga perlahan surut. Sekarang (kemarin) hujan mulai berhenti, genangan air sudah mulai surut,” ungkapnya.

Dia menghimbau, warga tetap waspada ancaman bencana alam, baik longsor maupun banjir. Terlebih khusus buat masyarakat yang bermukim di lereng gunung dan bantaran sungai.

Sekedar tahu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Maluku, telah mengeluarkan peringatan dini pada Senin, 22 November kemarin. Yakni menyebutkan, terjadi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, disertai kilat/petir dan angin kencang sesaat pada pukul 09.30 WIT. Yakni pada wilayah kecamatan Teluk Ambon, Baguala, Sirimau, Leitimur Selatan dan sekitarnya. Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga 12.00 WIT. (IAN)

Comment