by

Jaksa Agung RI Gelar Kunjungan Kerja ke III

Ambon, BKA- Jaksa Agung RI, Dr. Burhanuddin,melaksanakan kunjungan kerja virtual ke tiga tahun 2021 secara virtual dari ruang kerja Jaksa Agung di Gedung Menara Kartika Adhyaksa Kebayoran Baru Jakarta, Rabu 14 April 2021.

Hadir dalam kunjungan kerja virtual ini yaitu Wakil Jaksa Agung RI Setia Untung Arimuladi, Para Jaksa Agung Muda dan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI, Para Staf Ahli Jaksa Agung RI, Para Pejabat Eselon II, III, dan IV di Lingkungan Kejaksaan Agung, beserta Para Kepala Kejaksaan Tinggi, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia beserta jajarannya, para perwakilan kejaksaan di luar negeri dari ruang kerja atau dari kantor masing-masing.

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum),Kejagung RI, Leonard Eben Ezer Simanjuntak mengatakan, tujuan kunjungan kerja virtual ini guna memberikan arahan dalam rangka memastikan arahan yang telah disampaikan sebelumnya telah dilaksanakan oleh Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri maupun Cabang Kejaksaaan Negeri, dan untuk memastikan pelaksanaan vaksin kepada seluruh pegawai kejaksaan, serta tindak lanjut dan pelaksanaan berbagai kebijakan yang telah diterbitkan baik dalam bentuk Surat Jaksa Agung, Surat Edaran, Instruksi, Keputusan, Peraturan Kejaksaan maupun Pedoman harus diperhatikan.

Dalam kesempatan tersebut,lanjut Kapuspenkum, Jaksa Agung menyampaikan tentang pentingnya para pimpinan satuan kerja untuk lebih menggiatkan deteksi dini terhadap kemungkinan potensi ancaman gangguan hambatan tantangan (AGHT), baik sebelum mengambil kebijakan maupun terhadap situasi nasional yang mungkin menjalar di daerah hukum masing-masing.

Terkait dengan upaya reformasi birokrasi yang sedang gencar-gencarnya dilakukan untuk mewujudkan Zona Integritas Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), hendaknya harus dimaknai sebagai upaya membentuk dan merubah pola pikir serta perilaku menjadi lebih baik, sehingga pada akhirnya sampai pada tingkat dimana WBK WBBM bukan sekadar prestasi yang harus dicapai, melainkan sebuah kebutuhan perilaku dasar dari insititusi.

“Ada beberapa hal penting yang disampaikan Kejagung, melalui beberapa bidang terkait antaranya,bidang pembinaan,bidang Intelijen,bidang tindak pidana umum,bidang tindak pidana khusus,bidang Perdata dan Tata Usaha Negara,bidang pengawasan, badan Pendidikan dan Pelatihan, serta larangan mudik,” jelas Kapuspenkum.

Jaksa dengan dua bintang dipundak itu menambahkan, Jaksa Agung juga mengingatkan bahwa pemerintah secara resmi telah melarang kegiatan mudik lebaran tahun 2021. Langkah ini diambil oleh Pemerintah guna memutus penyebaran Covid-19 dan menunjang keberhasilan vaksinasi Covid-19.

“ Mengakhiri arahannya, Jaksa Agung meminta kepada para pimpinan satuan kerja untuk melaporkan segera pelaksanaan arahan ini secara berkala dan berjenjang melalui Jaksa Agung Muda terkait, begitu juga jika terdapat hambatan dalam menangani suatu perkara agar segera berkoordinasi secara berjenjang, serta berharap para Jaksa Agung Muda dapat sekaligus memonitor pelaksaanannya,” tandas Kapuspenkum.(SAD)

Comment