by

Jaksa Didesak Tetapkan Tersangka Korupsi Bandara Banda Neira

beritakotaambon.com – Penyidik Cabang Kejari Ambon di Banda Neira, didesak untuk segera menetapkan tersangka kasus dugaan korupsi pembangunan Bandara Banda Neira, Kabupaten Maluku Tengah.

Pasalnya, sejak kasus ini diekspos ke penyidikan, belum ada progres apapun yang dilakukan tim penyidik. Padahal semestinya kejaksaan harus punya atensi khusus dalam penanganan kasus ini.

“Ini kan kasus korupsi, jadi Kejaksaan harus punya atensi khusus dalam penyidikan kasus ini. Karena sampai kini, progres penyidikan tidak pernah jalan,” ujar praktisi hukum di Maluku, Marnex Salmon, Kamis (14/10).

Baca juga: Jaksa Minta Keberatan Hartanto Dibuktikan Dalam Pokok Perkara

Menurut Salmon, sejak pergantian kepala Cabang di Banda Neira, sampai kini tidak ada perkembangan apapun terkait kasus Bandara Banda ini ke publik.

“Kita punya tugas melihat persoalan korupsi di daerah ini. Karena jika hal ini tidak dikawal, maka ditakutkan kasus ini berjalan lambat di kejaksaan,” tuturnya.

Untuk itu, tambah Marnex, pimpinan Cabang Kejari Ambon di Banda Neira yang baru, diharapkan agar konsisten dalam mengusut kasus ini.

“Pak Kacab segera tetapkan tersangka dalam kasus ini. Ini kalau tidak, maka ditakutkan kasus ini hilang jalan,” tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Cabang Kejaksaan Negeri Ambon di Banda Neira, Muhhammad Salahuddin, mengatakan, terhadap penyidikan kasus dugaan korupsi Bandara Banda Neira, masih didalami.

Hal ini dilakukan mengingat, ia baru saja menjabat sebagai kepala Cabang kejaksaan yang baru di Banda Neira.

Baca juga: Benhur Desak Polda Panggil LBH Kepton

“Ini kan saya baru saja menjabat, jadi saya lagi pelajari dulu, seperti apa saja terkait perkara ini,” sebut Salahuddin, kepada Beritakota Ambon, melalui selulernya, Rabu (6/10).

Perkara ini sudah menyeret dua terpidana yang telah dieksekusi Kejaksaan Negeri Ambon Cabang Banda ke Lapas kelas II A Ambon, 24 November 2020 lalu.

Mereka adalah Marthen F. Parinussa dan Sijane Nanlohy, berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI.(SAD)

Baca juga: IPR Kado Ramly Umasugi untuk Masyarakat

Comment