by

Jaksa Diminta Tuntaskan ADD-DD Kota Siri

Ambon, BKA- Kejaksaan Cabang Kejari SBT di Geser diminta agar segera menuntaskan kasus dugaan korupsi Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2017-2019, di negeri Kota Siri, Kecamatan Gorom Timur, Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT).

Dua pemuda negeri Kota Siri yakni,Muhatir Lulang dan Ajid Rumbouw kepada koran ini mengatakan, sebagai representasi dari masyarakat negeri kota Siri, mereka sangat mengharapkan Kecabjari Geser dalam melakukan penyelidikan terhadap kasus ini.

Pasalnya, laporan terkait dugaan penyalahgunaan ADD dan DD tersebut, baru saja dimasukan ke kantor Kecabjari Geser.

“Kita berharap Kecabjari Geser dapat menindaklanjuti laporan kami. Karena memang ini temuan korupsi yang besar-besaran di dalam negeri kita,” ungkap keduanya di Pelataran Pengadilan Negeri Ambon, Kamis (8/4).

Menurutnya, dari temuan dilapangan, indikasi penyalahgunaan korupsi yang dilakukan kepala desa kota Siri diduga mencapai ratusan juta.

“Temuan kita banyak kegiatan yang fiktif dilapangan. Indikasinya terjadi kerugian uang negara mencapai Rp. 600 juta lebih,” ujarnya.

Dia mengaku, dari hasil investigasi di lapangan, ADD dan DD Negeri Kota Siri yang dikucurkan pemerintah sejak tahun 2017-2019 untuk kepentingan pembangunan dalam negeri. Hanya saja, yang terjadi dilapangan, banyak item kegiatan bersumber dari ADD dan DD tersebut dikerjakan fiktif.
Misalnya,kegiatan rehabilitasi Balai Desa yang sampai kini terbekalai, pengadaan 18 unit rumah miskin untuk masyarakat masih terbengkalai, anggaran PAUD tidak diberikan kepada yang menerima, pembayaran insentif kepada perangkat desa diberi hanya ikut suka-suka oknum kepada desa.
Selian itu, pengadaan Smen kepada masyarakat miskin tahun 2017 harus 30 sak per Kepala Keluarga (KK). Tapi realisasi hanya 15 sak per KK.
“Sementara di tahun 2018, pengadaan smen untuk 158 KK yang ditotalkan per KK mendapat 30 sak, terealisasi hanya 21 sak smen. Bukan hanya itu, masih ada sejumlah intem kegiatan diduga fiktif dilakukan dengan ADD dan DD tersebut,” bebernya.

Untuk itu, tambah Muhatir Lulang, dengan adanya laporan yang dimasukan ke penegak hukum Kecabjari Geser,semoga dapat ditindaklanjuti dengan sebaik-baiknya.
“Kita berharap laporan yang baru kita sampaikan dapat ditindaklanjuti dengan baik oleh Kecabjari di Geser,” tandasnya.

Terpisah, Kepala Cabang Kejari SBT di Geser, Eckhart Palapia yang dikonfirmasi mengatakan, untuk laporan kasus ADD dan DD Kota Siri, saat ini masih dalam telaah tim jaksa.
“Masyarakat Kota Siri tadi baru masukan laporannya, jadi nanti kita telaah dulu laporannya. Pada prinsipnya kita tidak main-main dengan setiap laporan yang dimasukan masyarakat, hanya saja, semua harus dilakukan dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku,” tandas jaksa berdarah MBD itu.(SAD)

Comment