by

Jaksa Teliti Berkas Lima Tersangka Jaringan Narkoba

Ambon, BKA- Berkas lima tersangka jaringan narkoba mulai diteliti Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Maluku, setelah menerima berkas perkara tahap I dari penyidik BNNP Maluku.

Kelima berkas jaringan narkoba tersebut, yakni, Roby Tomatala, Feno Nahumarury, EP, Irene Tomasoa, dan Marce Samallo.

“Berkas para tersangka masih diteliti JPU Kejati Maluku. Dalam proses pemeriksaan berkas tahap I tersangka, bisa saja memakan waktu selama dua minggu,” ujar Kasi Penkum Kejati Maluku, Samy Sapulette, Senin (3/5).

Jaksa dengan dua bunga melati itu mengaku, jika penuntut umum sudah selesai memeriksa berkas perkara para tersangka, maka selanjutnya diserahkan ke penyidik disertai petunjuk. “Nanti kalau sudah selesai diteliti, akan dikembalikan dengan petunjuk jaksa,” tandasnya.

Sebelumnya, 29 April 2021 lalu, Penyidik BNNP Maluku menyerahkan berkas tahap I ke jaksa penuntut umum untuk diteliti.

“Kamis 29 April 2021 lalu, berkas perkara kasus jaringan narkoba yang dikendalikan dari Rutan dan Lapas, dengan satu bandar di Rutan, dua kurir dan dua oknum ASN, sudah dikirim ke Kejati Maluku atau tahap I,” ungkap Kepala BNN Provinsi Maluku, Brigjen Pol MZ Muttaqien, kepada wartawan, Minggu 2 Mei 2021 lalu.

Perwira Tinggi Polri ini menjelaskan, tahap I kasus narkoba jaringan Rutan dan Lapas, tak lepas dari koordinasi antara sesama aparat penegak hukum di Maluku.

“Alhamdulillah, hasil koordinasi yang baik dengan Pak Kajati Maluku, Ketua Pengadilan Tinggi dan Kakanwil Kumham Maluku, dengan samakan
persepsi untuk penegakkan hukum,” ujarnya.

Tambah Brigjen Muttaqien, meinta peran serta masyarakat dalam pemberantasan narkoba di Maluku, agar jaringan narkoba dapat diputuskan demi
kemaslahatan generasi muda Maluku.

“Tolong doa dan supportnya dari teman-teman dan komponen masyarkat ya sampe vonis pengadilan nanti,
sehingga ada efek jera. Dan kita selamatkan generasi muda bumi Raja-raja Maluku, serta bangkitlah para Pattimura muda Maluku,” pesannya.

Sebelumnya, BNNP Maluku berhasil membongkar jaringan narkoba di Rutan Kelas IIA Ambon pada Senin, 5 April 2021.

Terungkapnya jaringan narkoba itu berawal dari penangkapan kurir antar provinsi, Feno Nahumarury, di Bandara Pattimura, Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon.

Penangkapan yang dilakukan BNN itu tidak sendiri, melainkan ada koordinasi dengan Lanud Pattimura serta petugas bandara. Dari penangkapan itu, akhirnya terbongkar jaringan tersebut.(SAD).

Comment