by

Jalan Mako-Kaiely Berlubang, LIRA Minta Kejati Periksa Tiong

beritakotaambon.com – Pemuda Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Kabupaten Buru, meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku agar segera memeriksa Rudi Tandean atau Tiong, karena Jalan Mako-Kaiely mulai berlubang.

Diketahui, proyek Jalan Mako-Kaiely yang terletak di Kecamatan Waelata, Kabupaten Buru, tepatnya sepanjang jalan di Desa Waelo dan Desa Basalale, mulai berlubang.

Ketua DPD Pemuda Lira Kabupaten Buru, Sarbin Kalidupa, mengatakan, dirinya merasa prihatin dengan kondisi jalan yang baru dibuat 10 bulan, tetapi sudah mulai rusak.

Menurut dia, pekerjaan Jalan Mako-Kaiely itu mengunakan anggaran APBD Perubahan 2020 Provinsi Maluku sebesar Rp 9.757.337.209, dikerjakan oleh udi Tandean atau Tiong.

Baca juga:
Satu Anggota Polres Buru Dipecat

“Untuk anggaran itu kurang lebih Rp 9.757 juta, yang dianggarkan untuk pembangunan jalan lapen di Kecamatan Waelata, yang dikerjakan oleh saudara Rudi Tandean atau Tiong,” kata Sarbin, Kamis (19/8).

Untuk itu, dia meminta Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku untuk memeriksa kontraktor dari PT Vidia Citra Kencana, terkait dengan proyek ini. Diduga pekerjaannya asal-asalan, sebab baru 10 bulan selesai dikerjakan, sudah terjadi kerusakan di beberapa titik ruas jalan tersebut.

“Diduga proyek ini dikerjakan asal-asalan. Untuk itu, kita minta Kejaksaan Tinggi memeriksa kontraktor tersebut. Saya juga meminta perusahaan milik Tiong harus di blacklist atau tidak boleh lagi mengerjakan pekerjaan jalan di Kabupaten Buru,” ungkapnya.

Selain itu, dia juga meminta agar segera dilakukan perbaikan Jalan Mako-Kaiely. Kalau tidak, pihaknya akan melaporkan secara resmi di Kejati Maluku.

Baca juga: Cipayung Plus Demo di Paripurna HUT Provinsi Maluku

“Seharusnya ada perbaikan, karena ini belum cukup satu tahun, jadi masih dalam tahap pemeliharaan. Setahu saya, proyek itu dia harus tahap pemeliharaan selama satu tahun,” pungkasnya. (MSR)

Comment