by

Jalan Masuk Asrama Haji Diblokade Warga

beritakotaambon.com – Warga pemilik lahan memblokade jalan masuk menuju Asrama Haji, yang terletak dikawasan Desa Waiheru, Kecamatan Baguala, Kota Ambon, Sabtu (25/9).

Pemblokadean itu dilakukan oleh Dominggus Tentua, selaku ahlwi waris pemilik lahan yang digusur sebagai jalan masuk menuju asrama haji itu, tanpa ada ganti rugi.

Pantauan BeritaKota Ambon di lokasi, pemblokadean itu dilakukan dengan menumpuk material pasir, tanah dan batu, pada badan jalan menuju pintu masuk asrama haji.

Menurut keterangan warga setempat, blokade itu sudah dilakukan sejak 24 Sptember lalu, karena pemilik lahan merasa kecewa terhadap proses ganti rugi lahan yang dijadikan jalan itu, belum juga dilakukan.

Pihak Kanwil Kemenag Maluku yang coba dikonfirmasi terkait pemblokadean jalan menuju pintu masuk asrama haji, enggan untuk berkomentar.

Menyikapi hal itu, Ketua Komisi I DPRD Maluku, Amir Rumra, mengungkapkan, persoalan lahan yang dijadikan jalan menuju asrama haji sudah dibicarakan dengan Biro Hukum dan Pemerintahan Setda Maluku. Hasilnya sudah final, hanya menunggu proses ganti rugi.

“Aksi pemalakan terhadap jalan masuk asrama haji, itu Komisi I sudah meresponnya terkait dengan proses ganti rugi lahan, termasuk semua proses pembahasan lahan lainya. Khsusus asrama haji, lebih dipercepat. Namun terlambat karena pemilik lahan baru proses di bulan April. Tapi anggarannya sudah ada. Tapi mekanisme pembayaranya bukan seperti yang dibayangkan. Tapi itu pasti dibayar,” terang Rumra.

Ia mengaku, kalau proses lahan itu juga sudah melibatkan pihak BPN Ambon, untuk mengukur luas lahan itu. Setelah itu, tim independen atau appraisal sudah melakukan perhitungan besaran ganti rugi lahan tersebut, sehingga dalam waktu dekat sudah akan melakukan proses pembayaran.

“Kita harus bersabar dengan situasi itu. Karena bulan April kemarin baru pihak ahli waris datang, tapi selama ini memang mereka berproses tapi lewat Dinas PUPR. Tapi itu soal proses jalan. Namun proses di Biro Hukum dan Pemerintahan juga sudah dilakukan, tinggal proses pembayarannaya. Jadi mereka sabar-sabar saja, proses pembayaran tetap akan dilakukan. Tinggal menunggu waktunya saja,” tutupnya. (RHM)

Comment