by

Jangan Ada Data Spekulasi Guru Kontrak

Ambon, BKA- Anggota Komisi IV DPRD Maluku, Hengky Pelata, meminta agar jangan lagi ada spekulasi data guru kontrak yang distibusi ke sekolah-sekolah di Maluku. Hal itu dia tegaskan, mengingat adanya kecurangan itu pada periode kepemimpinan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Maluku sebelumnya.

“Kalau kamu me-reviu kembali diperiode masa ibu (kadis-red) belum menjadi, kami punya asumsi ada kecurangan dan spikulasi nama guru kontrak yang ditetapkan dalam SK, tapi orangnya tidak ada. Saya mau jujur itu tapi kita bukan lembaga hukum. Kita hanya punya kewengan membeikan rekomendasi, berdosa kita mengurus orang yang berbuat dosa dan lebih baik mereka bertanggung jawab saja kepada yang mana kuasa,” tegas pelata dalam rapat Komisi IV bersama Disdikbud belum lama ini.

Sebagai fungsi kontrol dan pengawasan, komisi sangat berharap juga punya data lengkap terkait dengan nama-nama guru kontrak dan lokasi penetapannya, sehingga tugas Disdikbud untuk bisa menyiapkan data tersebut.

Karena menurutnya, apa yang dilakukan Komisi hanya semata-mata ingin melindungi nama Kadis Dikbud dari berbagai opini dan spikulasi yang dilakukan oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, diluar sepengetahuan Kadis.

“Kapasitas ibu sebagai pimpinan (Kadisdikbud) mungkin ibu bisa memperjelas data, tapi klau tidak dikontrol dibawa bisa saja terjadi spikulasi dan sangat disayangkan, ibu yang tidak berdosa tapi dikasih dosa, itu yang saya kasih ingat ibu,”sarannya.

Dikatakan, apa yang disampaikan sesuai dengan data yang dimilikinya, contohnya dimasa kepimpinan sebelumnya, misalnya kuotanya 2.000 orang tapi yang kerja tidak sesuai jumlahnya dan anehnya lagi anggaran guru kontrak anggaranya bisa cair sesuai angka untuk 2000 orang.

“Mohon maaf, saya aktivis jadi sudah tahu dinamika yang terjadi di Disdikbud, dimasa kepimpinan sebelumnya, tapi ini juga sebagai atensi buat ibu Kadis dengan harapan agar harus ada sensitivitas antara ibu dengan bawahannya,” tuturnya.
Karena itu, data sangat penting bagi Komisi III, untuk segera menyerahka data nama-nama guru kontrak agar dapat dilakukan pengawasan dan kontrol. (RHM)

Comment