by

Jargon Sekolah Jadi Pedoman Pelaksaan Ujian Online

Ambon, BKA- Ujian kelulusan SMA Swasta Kristen (SMASKRIS) Ambon akan berlangsung secara online, 15 sampai 22 Maret mendatang.

Memang ujian kelulusan, telah diberikan kewenangan kepada Satuan Pendidikan (SP) untuk bertanggungjawab terhadap seluruh proses pelaksanaan ujian. Termasuk mempunyai kewenangan menentukan kelulusan.

Namun diharapkan, ujian tersebut tetap mengedepankan kualitas siswa, sebelum menentukan kelulusan.

Untuk itu, pihak sekolah mulai mempersiapkan teknis pelaksanaanya. Termasuk menyiapkan siswa untuk mengikuti ujian kelulusan tersebut. Seperti yang dilakukan SMA Swasta Kristen (SMASKRIS) Ambon.

Sebagai sekolah yang mencirikan keagamaan, sudah menjadi program tahunan sekolah milik Yayasan Pendidikan Kristen Protestan Maluku (YPKPM) itu selalu melakukan ibadah pergumulan bagi siswa kelas XII, sebelum melaksanakan ujian.


Pada pergumulan itu, Kepala SMASKRIS Ambon, E. Laturiuw, mengajak siswa untuk tetap berpegang teguh atau mempedomani jargon sekolah, saat pelaksanaan ujian.

“Mari kita belajar jujur dari hal yang kecil. Bahwa sistem ujian sekolah kita tahun ini sedikit mengalami perubahan, yakni, ujian secara online karena pandemi. Sehingga kalian harus berpegang teguh pada jargon sekolah “Prestasi penting, jujur nomor satu”, agar tidak ada masyarakat di luar sana yang berpikir SMA Kristen YPKPM Ambon membuat ujian online dengan tidak jujur. Karena bisa saja siswa cari jawaban di internet. Nah, kita mau buktikan dengan sistem yang kita pakai sekarang ini,” ujar Laturiuw, saat pertemuan bersama siswa ujian dan orangtua, Sabtu (13/3).

Dia juga meminta, agar siswa SMA swasta itu tetap setia pada komitmen untuk mencapai cita-cita. Bahawa dengan kerja keras lewat belajar yang maksimal, akan menghasilkan hasil yang memuaskan.

“Jadi harus belajar jujur untuk semua yang dilakukan dengan taat pada janji Tuhan. Ingat, kerjakanlah bagianmu. selebihnya serahkanlah semuanya kepada Tuhan,” tandasnya. (LAM)

Comment