by

Jaringan Seluler di 50 Desa Tidak Ada Masalah

Ambon, BKA- Kepala Dinas Kominfo dan Persandian kota Ambon, Joy Adriansz mengatakan, sejauh ini untuk jaringan seluler di 50 desa/negeri maupun kelurahan yang ada di Kota Ambon tidak ditemukan masalah.

“Untuk wilayah kota Ambon khusus untuk jaringan seluler itu 50 desa kelurahan itu sudah tidak ada masalah,” ungkap dia kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (11/11).

Meski begitu, kata dia, ada beberapa titik daerah di Kota Ambon sendiri jaringan seluler di blackspot. Itupun, karena lokasi pemukiman baru.

“Karena lokasi pemukiman baru, area itu baru dibuka. Sehingga lokasi itu belum terjangkau jaringan seluler. Sebagian besar 99 persen wilayah di Kota Ambon untuk 50 desa kelurahan itu sudah terakses jaringan seluler 4G,” sebutnya.

Bukan itu saja, dia menjelaskan, untuk jaringan internet, ada beberapa lokasi yang belum bisa menjangkau jaringan siber optik dari PT Telkom.

“Sementara untuk jaringan internetnya, kita ketahui bahwa ada kita masih punya lima desa yaitu Hatalai, Naku, Kilang, Ema dan juga satu dusun di Urimessing dusun Eri. Itu yang masih belum terjangkau jaringan viber optik dari PT Telkom,” jelas dia.

Menanggapi masalah di lima Desa dimaksud, Joy mengaku, Pemerintah Kota telah menyurati pihak PT Telkom untuk dapat memasukan jaringan siber optik.

“Kita sudah menyurat dan melakukan pertemuan langsung dengan PT Telkom. Kita harap dalam waktu dekat khususnya tahun 2021 ditindaklanjuti. Barusan kami juga melakukan pertemuan dengan kepala kominfo secara virtual dan juga pengurus pusat. Dan dalam pertemuan itu juga kita sampaikan terkait untuk jaringan internet khususnya untuk jaringan siber optik untuk wilayah lima desa dimaksud,” tuturnya.

Dia mengungkapkan, dalam waktu dekat Wali Kota Ambon, Richard Louhenapessy akan melakukan pertemuan dengan Dirut PT Telkom dan juga Menteri Kominfo lewat Dirjen PTI. Sehingga di tahun 2021, lima desa tersebut ini bisa terjangkau akses internet.

“Agar masyarakat juga bisa menggunakan layanan internet, menggunakan indihome dan sebagainya di rumah masing-masing. Dan juga untuk perkantoran kita bisa gunakan jaringan asli net. Yang jelas kita 2021 ada tindak lanjut,” pungkas dia. (BKA-1)

Comment