by

Jelang AKM 2021, Siswa SMP di SBT Ikut Simulasi

Ambon, BKA- Jelang persiapan pelaksanaan Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) tahun 2021, siswa SMP se-Kabupaten SBT mengikuti simulasi AKM tahap satu.

Simulai AKM yang akan dilakukan secara nasional itu dalam rangka menunjang kompetensi siswa dalam dunia pendidikan, melalui sistem komputer sebagai pengganti Ujian Nasional (UN).

“Simulasi ini mulai dilaksanakan hari ini (kemarin) dan rencana berakhir tanggal 2 (hari ini).
Dengan harapan, simulasi ini dapat menyiapkan kompetensi siswa dalam pelaksanaan AKM mendatang. Karena proses ujiannya tidak lagi seperti tahun-tahun sebelumnya,” terang Kepala SMP Negeri 33 SBT, Ali Rumaru, Selasa (1/12).

Dia menjelaskan, untuk lebih meningkatkan sumber daya siswa dalam memahami sistem operasi komputer agar lebih aktif, tiap siswa dituntut untuk mengikuti dan memahami tahapan-tahapan kurikulum yang dicanangkan pemerintah secara nasional melalui simulasi AKM tahap satu, dua dan tiga, yang dilaksanakan oleh tiap sekolah.

“Kegiatan ini kita laksanakan sebagai satu langkah untuk melihat kemampuan dan kompetensi siswa. Dimana
ini merupakan tahap pertama. Jika tahap pertama ini kemampuan siswa itu belum mencukupi, maka dilanjutkan dengan simulasi tahap kedua dan tiga, hingga kita bisa dapatkan hasil yang maksimal,” ungkap Rumaru.

Namun dia mengaku, dalam berbagai upaya yang dilakukan itu dibatasi dengan jaringan internet (Wi-Fi) dan penyediaan komputer yang tidak memadai pada tiap sekolah yang akan menggelar AKM ini.

Walau demikian, dia akan terus berupaya untuk mencari solusi lain, terkait berbagai kendala tersebut, agar AKM dapat terlaksana dengan baik.

“Karna masalah jaringan yang memang kosong, ditambah lagi dengan minimnya penyediaan laptop atau komputer di sekolah, makanya siswa-siswa ini diarahkan untuk berangkat ke Bula, karna jaringan WiFi di Bula lebih baik. Sedangkan untuk kebutuhan laptop yang masih kurang, kiranya bisa dibijaki. Insya Allah, kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar,” harap Rumaru.

Sekolah yang menggelar kegiatan AKM, diantaranya, SMP Negeri 33 SBT dan SMP Negeri 41 SBT. Dengan jumlah peserta simulasi 5 siswa dari tiap sekolah, yang dipandu langsung oleh operator SMP Negeri 33 SBT dan operator SMP 41 SBT,” tandasnya.

Untuk di ketahui, salah satu fokus Asesmen Kompetensi Nasional 2021 adalah mengukur Literasi Membaca dan Numerasi. Soal yang diujikan di AKM ini bukan sekadar hafalan.

AKM ini bertujuan untuk mengukur kemampuan berpikir atau kognitif siswa. Jadi soal yang disajikan bakal menguji kemampuan berpikir, juga mengasah nalar dari teks bacaan dan hitung-hitungan siswa. (LAM)

Comment