by

Jelang MotoGP Doha, Rossi Dianggap Beri Harapan Palsu

Valentino Rossi dianggap sebagai pemberi harapan palsu jelang MotoGP Doha 2021 yang akan digelar di Sirkuit Losail, Minggu (4/4).

Klaim tersebut diungkap pengamat MotoGP yang juga mantan manajer Rossi, Carlo Pernat. Pria asal Italia itu sempat berpikir Rossi akan meraih hasil bagus di MotoGP Qatar setelah sukses meraih posisi keempat di babak kualifikasi, akhir pekan lalu.

“Dua pembalap pabrikan Yamaha tampil bagus, dan Rossi sempat membuat saya bermimpi di babak kualifikasi, namun kemudian masalah yang sama muncul saat balapan,” ucap Pernat dikutip dari GPOne.

Harapan tinggi Pernat berbuah hasil buruk. Rossi gagal memperlihatkan penampilan kompetitif saat balapan dan hanya mampu finis di posisi ke-12 di MotoGP Qatar.

Jelang MotoGP Doha, Pernat meminta Rossi untuk memikirkan kembali rencana melanjutkan karier sebagai pembalap usai MotoGP 2021.

“Dia sudah harus mulai bertanya terhadap [kemampuan] diri sendiri, meski kita masih harus menunggu untuk sejumlah balapan selanjutnya agar mengerti lebih baik terkait masalah yang dihadapinya,” ujar Pernat.

Pernat kemudian memprediksi hasil MotoGP Doha akan kembali ditentukan dari kemampuan pembalap mengatur penggunaan ban. Pernat memuji penampilan Maverick Vinales yang sukses mengatur ban saat menang MotoGP Qatar.

“MotoGP 2021 seperti musim lalu, masalah yang dihadapi selalu tentang ban. Michelin sudah meningkatkan kualitas ban, tapi untuk pembalap ini tinggal masalah bagaimana mereka beradaptasi dengan ban,” ucap Pernat.

“Vinales tampil bagus, dia mengejutkan kita semua. Dia mampu tidak menghabiskan ban di paruh pertama balapan, dan di pengujung balapan dia mampu mengatur ban lebih baik daripada pembalap lain,” sambung Pernat.

Live streaming MotoGP Doha bisa disaksikan melalui CNNIndonesia.com pada Minggu (4/4). Sementara siaran langsung melalui Trans7. (INT)

Comment