by

Jelang Natal, Pasar Murah Belum Direncanakan

Ambon, BKA- Jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ambon, belum merencanakan untuk menggelar pasar murah bagi masyarakat kurang mampu. Dengan alasan, kota Ambon masih dalam suasana pandemi Covid-19.

Pasalnya, Kota bertajuk manise ini dianggap masih berada di tengah pandemi Covid-19. Sehingga, Disperindag Kota Ambon belum bisa membuka pasar murah. Karena ditakutkan, ada peningkatan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Disperindag Kota Ambon, Pieter Leuwol mengatakan, jika tidak ada pasar murah jelang perayaan Natal dan Tahun Baru, maka masyarakat tentunya akan diberikan bantuan sosial (bansos) seperti yang diberikan pada lebaran Idul Fitri lalu. Sebab, pihaknya masih menunggu perintah dari walikota Ambon, Richard Louhenapessy terkait rencana pasar murah apakah akan di gelar atau tidak.

“Rencana pelaksanaan ini kan dalam kondisi situasi covid, sehingga kami menunggu kebijakan pak Wali. Sebab menjelang lebaran kemarin, semua dialihkan ke bansos. Jadi kami sekarang menunggu,” ujar Pieter, saat dihubungi koran ini, Sabtu (14/11).

Ditanya terkait aplikasi Ambon Access yang juga berfungi untuk belanja bahan dapur secara online, Pieter mengaku, belum tentu seluruh warga dapat menggunakan aplikasi tersebut. Karena tidak semua warga mempunyai HP Android.

Untuk itu, tambah dia, pihaknya tidak bisa mengambil alternatif lain selain hanya melakukan sesuai dengan perintah walikota Ambon. Sebab terkait hal ini, ada berbagai pertimbangan akibat pandemi Covid-19.

“Karena seperti kemarin-kemarin yang menjelang lebaran juga begitu, kita sesuaikan dengan kebijakan beliau (walikota). Karena kami tidak boleh kumpul-kumpul, biar alihkan saja ke penanganan bansos,” pungkasnya. (BKA-1)

Comment