by

Jemput Bola Mempermuda Masyarakat

Pemerintah Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT) melakukan program jemput bola, untuk pengurusan administrasi kependudukan.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) KKT, Julius Sumanik, program jemput bola pengurusan administrasi kependudukan, terutama dilakukan kepada masyarakat yang ada di pelosok desa di sejumlah pulau di kabupaten tersebut.

Menurutnya, kebijakan tersebut ditempuh Dispendukcapil KKT sebagai dukungan kebijakan physical distancing selama pandemi korona.

Memang, katanya, upaya itu harus dilakukan untuk membenahi dokumen kependudukan masyarakat KKT, seiring perubahan nama kabupaten dari Maluku Tenggara Barat (MTB) menjadi Kepulauan Tanimbar.

Dengan adanya perubahan nama kabupaten tersebut, lanjutnya, maka secara otomatis administrasi kependudukan masyarakat juga harus dirubah, disesuaikan dengan nama kabupaten saat ini.

Perubahan itu dilakukan mulai dari Kartu Tanda Penduduk (KTP), Kartu Keluarga (KK) dan dokumen kependudukan lainnya.

Perubahan itu, katanya, penting untuk dilakukan, demi mempermudah masyarakat dalam berbagai aktivitas. Terutama untuk mendapatkan bantuan pemerintah di masa pandemi Covid-19.

“Bantuan datang kan wajib tunjukan identitas diri. Disitulah ada lonjakan signifikan dari pembuatan KK dan KTP,” terang Sumanik, kemarin.

Untuk itu, katanya, bagi masyarakat yang tidak bisa mendatangi kantor Dispendukcapil, maka petugas akan masuk langsung melakukan pelayanan kepada mereka.

Agar proses pelayanan menggunakan sistem jemput bola tersebut lebih tertanggung jawab, pihaknya telah berkomunikasi dengan pemerintah desa untuk menyurati Dispendukcapil.

“Kita komunikasi dengan kepala desa dan perangkatnya. Pemdes akan meminta kehadiran Dispendukcapil untuk lakukan pelayanan Adminduk di desa mereka, dengan cara menyurati Dispendukcapil. Sehingga proses pelayanannya tertanggung jawab,” pungkas Sumanik. (BTA)

Comment