by

Jenazah Praka Alif Nur Angkotasan Dimakamkan di Pelauw

Satu lagi kusuma gugur saat melaksanakan tugas mempertahankan keutuhan NKRI.

Praka Alif Nur Angkotasan, Yonif Para Raider 432 Wira Setia Jaya, gugur saat melaksanakan Satgas Pamrahwan di Papua.

Jenazah almarhum tiba di Kota Ambon, Kamis (20/5). Penjemputan penerimaan jenazah dilakukan dengan upacara militer di halaman cargo Bandara Pattimura Ambon, yang dihadiri sejumlah pejabat Kodam XVI/Pattimura, diantaranya, Irdam XVI/ Pattimura Brigjen TNI Dwi Darmadi, Kapoksahli Pangdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Heri Sapari yang juga bertindak sebagai inspektur upacara, Wadanlantamal IX/Ambon Kolonel Mar Said Latuconsina, serta para pejabat lainnya dan keluarga almarhum.

Setelah prosesi secara militer dilakukan, sesuai dengan permintaan keluarga, jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Negeri Pelauw, Kecamatan Haruku, Maluku Tengah, untuk dimakamkan.

Di Negeri Pelauw, pemakaman dilakukan secara militer, yang dipimpin langsung oleh Danrem 151/Biniaya, Brigjen TNI Arnold A. P. Ritiauw.

Dalam Sambutannya, Danrem mengatakan, semua Tentara Nasional Indonesia dengan penuh rasa duka yang amat mendalam atas wafatnya Praka Alif Nur M Angkotasan.

Almarhum gugur saat tugas Operasi Pengamanan Daerah Rawan di Papua, 18 Mei 2021, di RSUD Dekai, Kabupaten Yahukimo.

“Upacara kebesaran ini dilaksanakan sebagai penghormatan dan penghargaan Negara dan Tentara Nasional Indonesia atas jasa, dharma bakti dan pengabdian almarhum kepada negara dan bangsa semasa hidupnya,” paparnya.

Lanjut Danrem, kepergian almarhum Praka Alif Nur M Angkotasan sungguh sangat mengejutkan, dan menimbulkan kesedihan yang mendalam bagi pihaknya dan keluarga almarhum. Namun semuanya harus menerima dengan ikhlas, karena kepergian almarhum sudah keputusan dan kehendak yang kuasa.

“Selaku inspektur upacara, atas nama negara dan Tentara Nasional Indonesia, menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhum Praka Alif Nur M Angkotasan, seraya memanjatkan do’a, semoga segala kesalahan dan kekhilafan serta dosa almarhum dapat diampuni, dan amal baktinya diterima disisi Tuhan Yang Maha Esa. Serta seluruh keluarga yang ditinggalkan, diberikan ketabahan, kesabaran dan bimbingan serta perlindungan,” tandas Danrem.

Praka Alif merupakan putera Maluku, lulusan Dikmata Rindam XVI/Pattimura tahun 2012, yang lahir di Masohi pada tanggal 16 September 1992.(Pendam16)

Comment