by

Johan-Muin Letakkan Batu Pertama Gereja Jemaat Ebenhaezer

Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Aru, Johan Gonga dan Muin Sogalrey, menghadiri ibadah peletakkan batu pertama gedung Gereja Baru Jemaat Gereja Protestan Maluku (GPM) Ebenhaezer di Desa Benjina, Kecamatan Aru Tengah, Senin (17/5).

Selain Gonga dan Muin, turut hadir sejumlah pejabat lingkup Pemkab Aru, DPRD dan pimpinan instansi vertikal seperti, Camat Aru Tengah, Kabag Humas dan Protokoler, Ketua Klasis GPM Aru Tengah, Anggota DPRD Aru, Kapolsek Aru Tengah, serta tamu undangan lainnya.


Usai peletakan baru pertama, Gonga mengatakan, Pemkab Aru telah berkomitmen untuk mendukung sepenuhnya pelaksanaan pembangunan tempat-tempat ibadah bagi tiga agama di Kepulauan Aru, yakni Kristen Protestan, Khatolik dan Islam. Komitmen itu telah berlangsung sejak periode pertamanya bersma Muin Sogalrey dalam memimpin bumi Jargaria/Sarkwarisa.

“Kami tetap pada komitmen kami, untuk selalu mendukung pembangunan tempat-tempat ibadah di daerah yang kita cintai ini. Ya, komitmen ini sudah dari periode pertama saya dan pak wakil pimpin,” ungkapnya .
Menurut dia, kepedulian pemerintah terhadap pembanguan tempat-tempat ibadah dibuktikan lewat kehadirannya bersama beberapa pejabat di lingkup Pemkab Aru pada ibadah peletakan batu pertama Jemaat GPM Ebenhaezer Benjina.
“Ya kehadiran kami ini sebagai dukungan dan apresiasi penuh atas upaya Jemaat GPM Ebenhaezer Benjina yang telah mendesain perencanaan di bidang sarana prasarana penunjang tempat ibadah. Ini upaya yang luar biasa. Kami akan tetap dukung,” tandasnya.

Dia juga mengingatkan, agar gedung gereja hendaknya dijadikan sarana penting untuk membangun relasi horizontal antar sesama jemaat maupun dengan agama lainnya, selain relasi vertikal antara manusia dengan Tuhan.

Selain itu, sambungnya, perlu juga dibangun persekutuan dialogis yang dinamis dan kreatif, serta terbuka, saling mendengarkan dan saling pengertian. Gereja harus menjadi gereja yang mandiri dan terbuka untuk kemasalahatan orang banyak, bukan untuk individu tertentu.

“Wakili pemerintah, saya juga perlu mengingatkan kepada kita semua untuk mengambil makna terdalam dari sisi iman maupun moral di dalam semangat dan tekad kita membangun gereja ini. Untuk itu, saya mengajak seluruh seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kerukunan hidup umat beragama serta merawat persatuan dan kesatuan, menjalin persaudaraan dan kekeluargaan di daerah ini,” ajaknya

Mengakhiri sambutanya, Gonga juga mengajak, seluruh masyarakat Kepulauan Aru, khususnya Jemaat GPM Ebenhaezer Benjina, agar tetap mambangun komunikasi yang baik, serta mengadvokasi umat untuk bersama sama pemerintah dalam memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19, mengantisipasi bencana alam dan non alam, hoaks, human traficking, narkoba, bulling dan tindakan lainnya yang merugikan identitas seluruh masyarakat di daerah ini.

“Akhir kata saya mau mengajak kita semua, agar mari kita saling topang dalam memerangi penyebaran Covid-19. Dan disini pimpinan umat dan umat diharapkan punya peran untuk memberikan edukasi kepada masyarakat dalam menjalankan prokes Covid-19. Agar daerah kita tetap aman dari peyebaran virus ini,” tutupnya. (WAL)

Comment