by

Juni, Posko Pengaduan THR Ditutup

Bagi karyawan swasta yang merasa belum diberikan Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1442 H oleh perusahan, dapat melaporkan pada pos pengaduan THR di kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Ambon, Desa Passo, Kecamatan Baguala. Pasalnya, pos pengaduan tersebut dibuka hanya sampai bulan Juni 2021 mendatang.

Kepala Disnaker Kota Ambon, Stiven Patty mengatakan, posko pengaduan THR yang dibangun pihaknya itu akan ditutup pada Juni 2021 mendatang. Untuk itu, bagi karyawan yang tidak menerima hak dimaksud, bisa secepatnya melaporkan.

“Kami disini akan menunggu sampai pada bulan depan (Juni). Saya harap mereka bisa secepatnya melaporkan jika belum dapat THR dari perusahaan tempat mereka bekerja,” tandas Stiven, saat dikonfirmasi Berita Kota Ambon, via handphone, Selasa (18/5).

Menurutnya, jika ada karyawan yang memasukan laporan tersebut, maka pihaknya segera menindaklanjuti. Bahkan perushaan bisa dikenakan sanksi sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Kalau mereka sudah lapor ke kami, yang pastinya kami akan menindaklanjuti itu. Perusahaan pasti kena sanksi sesuai aturan yang ada. Untuk itu, saya harap kalau karyawan yang belum dapat THR laporkan ke kami. Sehingga kita bisa menyelesaikannya,” pesannya.

Terkait hal ini, sambung dia, sudah ada intruksi dari Pemerintah Pusat lewat Surat Edaran Mentri Ketenaga Kerja Republik Indonesia, tentang perusahaan wajib memberikan THR kepada seluruh karyawan yang akan merayakan Idul Fitri.

“Sudah sejauh hari kita berikan sosialisasi keseluruh perusahaan yang beroperasi di Kota Ambon untuk bisa berikan THR karyawan. Karena itu tercantum dalam Surat Edaran Mentri Ketenaga Kerja. Makanya tidak ada alasan dari perusahaan untuk tidak kasih THR karyawan,” tegasnya.

Dia menambahkan, hingga kini, belum ada laporan yang diterima pihaknya, terkait THR dimaksud. Sehingga dimungkinkan seluruh karyawan sudah diberikan THR dari perusahaan tempat mereka bekerja. “Mungkin mereka sudah dapat THR. Makanya tidak ada yang datang lapor,” tutupnya. (IAN)

Comment