by

Kadinkes : Sertifikat Vaksin Bukan Surat Jalan

Ambon, BKA- Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Provinsi Maluku, dr Meykal Ponto menegaskan, sertifikat atau kartu vaksin yang diberikan kepada setiap orang yang sudah divaksinasi Covid-19, tidak bisa digunakan sebagai jaminan penganti surat jalan.

Meskipun sebelumnya informasi yang berkembang, kalau setiap orang yang telah divaksin dan mendapat sertifikat bisa dijadikan sebagai surat jalan bagi pelaku perjalanan.

“Sekarang ini ternyata tidak bisa lagi, pelaku perjalanan menggunakan sertifikat vaksin sebagai surat jalan. Tapi yang telah divaksin juga harus mengambil surat jalan anti gen, jika hendak melakukan perjalanan,” ungkap Ponto, kepada awak media, Kamis (18/3).

Dijelaskan, kondisi Indonesia saat ini termasuk Maluku masih masuk dalam situasi pandemi Covid-19. Sehingga setiap pelaku perjalan harus memiliki surat rapid tes antigen untuk setiap perjalanan.

Sekalipun setiap orang yang sudah divaksinasi selama dua kali, lanjut dia, belum tentu menjamin orang itu terhindar dari postif Covid-19. Dan kalaupun orang yang telah divaksin dinyatakan postif Covid-19, gejalanya yang dialami hanya ringan.

“Serifikat itu (sertifikat vaksin) hanya menjelaskan bahwa anda telah divaksinasi. Tetapi tidak harus memberikan, kemudian kalau kita melakukan perjalan lalu tidak perlu mengambil rapit tes antigen. Namun dengan masa pandemi saat ini, surat jalan rapid test antigen masih berlaku bagi setiap pelaku perjalanan,” tuturnya.

Menurut dia, artinya selama masih dalam masa pandemi, kondisinya masih berada dalam situasi Covid-19. Dan infeksi Covid itu, kemungkinan bisa terjadi kepada setiap orang, termasuk yang telah divaksinasi. Sehingga setiap pelaku perjalanan harus mengikuti ketentuan portokol kesehatan (prokes) dengan cara harus mengambil surat antigen.

“Yah surat antigen itu hanya berlaku tiga hari, karena apa dari hasil pemeriksaan itu, dia real time dengan keadaan saat ini. Saat ini anda postif atau saat ini anda negatif, besok belum tentu anda negatif atau tiga hari kemudian anda negative. Jadi antigen itu menggambar anda saat ini,” ulasnya.

Ia menambahkan, meskipun telah divaksinasi, setiap orang tetap menjaga prokes. “Jangan mentang-mentang telah divaksin lalu harus buka masker, tidak mau cuci tangan dengan sabun, tapi harus tetap gunakan masker. Itu kenapa, karena situasi kita saat ini masih dalam masa pandemi Covid-19,” tutup Ponto (RHM)

Comment