by

Kadis Naketrans Pertaruhkan Jabatan

Ambon, BKA- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi Maluku, Endang Diponegoro, mempertaruhkan jabatannya di proyek Lapangan Abadi Blok Masela.

Dia bertaruh, akan ada 80 persen putra-putri asli Maluku yang akan direkrut pada sebagai tenaga kerja, pada saat operasional Blok Masela. Jika itu tidak tercapai, maka dia siap hengkang dari jabatan Kepala Dinas nakertrans Maluku.

“Tadi malam saya dipanggil gubernur. Saya katakan, saya jaminannya. Taruhan jabatan saya. Apabila saya tidak berhasil di Blok Masela, gantung saya,” tegas Endang, kepada awak media, pekan kemarin.

Menurutnya, tenaga kerja yang akan direkrut saat operasional Blok Masela, nantinya bisa mencapai 30 ribu sampai dengan 40 ribu tenaga kerja, untuk semua jurusan. Kecuali 20 persen tenaga kerja dari luar, untuk tenaga ahli.

“Minggu lalu, saya rapat koordinasi dengan beberapa instansi. Ada yang usul kita bisa TO, tapi saya tidak mau TO. Saya berusaha rekrut dari putra asli Maluku, kecuali 20 persen dikembalikan ke Masela Group,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya telah berkoordinasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Ambon, untuk mempersiapkan putra-putri Maluku sebagai tenaga kerja.

Upaya itu dilakukan, terang Endang, agar pada saat opersional Blok Masela yang direncanakan pada 2025 mendatang, dapat didominasi oleh tenaga kerja dari Maluku.

“Kita sadari dulu, kita di Maluku baru ada Blok Masela Migas. Kalau pertambangan umum, banyak. Makanya 20 persen diberikan kesempatan untuk tenaga kerja dari luar,” ucapnya.

Lanjutnya, beberapa tahun lalu telah dikirim putra-putri Maluku untuk melanjutkan studi di Institusi Teknologi Bandung (ITB). Namun semua memilih jurusan yang tidak sesuai jurusan yang dibutuhkan di Blom Masela.

“Beberaoa tahun lalu kita kirim putra-putri Maluku di Bandung, Geologi. Tapi yang ini salah jurusan. Seharusnya Migas. Sehingga waktu mereka datang, pak gubernur panggil saya, saya bilang maaf, Karena lulusan itu tidak otomatis dikerjakan di Blok Masela, karena mereka Geologi, tapi seharusnya migas,” ucapnya.

Ditanya apakah salah jurusan, kata dia,
Sebetulnya tidak juga, karena tambang mempunyai cakupan luas, emas, nikel dan sebagainya, namun spesifikasi berbeda.

“Prinsipnya kami siap untuk tenaga kerja Blok Masela,” tandas Endang. (BTA)

Comment