by

Kadis Pendidikan Siap Divaksin

Ambon, BKA- Tahapan vaksinasi Covid-19 yang diperuntukan bagi para guru lingkup Pemerintah Kota Ambon, mulai dipersiapkan. Kepala Dinas Pendidikan Kota Ambon, Fahmy Salatalohy bahkan mengaku siap untuk menjalani penyuntikan vaksinasi Sinovac pertama sebelum para guru.

Saat ini, kata Fahmi, pihaknya sudah merampungkan data-data guru yang akan divaksin ke Dinas Kesehatan Kota Ambon.” Untuk distribusi data guru, dan kemarin kami sudah kirim dan hari ini data itu sudah rampung di Dinkes,” ungkap Fahmy, kepada wartawan di Balai Kota, Rabu (3/3).

Dijelaskan, guru yang siap divaksin Covid-19 sebanyak 3.000 lebih. Yakni terdiri dari guru honorer, TK, SD hingga SMP. “Tinggal menunggu periodisasi vaksin yang akan ditentukan Dinkes terhadap guru, dengan terlebih dahulu diverifikasi data. Sebagai kepala dinas, saya akan vaksin pertama,” tandasnya.

Menurut dia, setiap guru harus diberikan penyuntikan vaksin. Sebab sesuai petunjuk Pemerintah Pusat, belajar tatap muka akan diterapkan pada Juli 2021 mendatang. Untuk itu, penyuntikan vaksin Covid-19 dianggap perlu untuk kebaikan bersama.

“Intinya harus vaksin lah untuk kebaikan kita samua. Terutama mempersiapkan diri masuk belajar tatap muka nanti, yang dijadwalkan pemerintah pusat Juli 2021,” sebutnya.

Dituturkan, tidak ada alasan bagi para guru untuk menolak penyuntikan vaksin, selain guru dimaksud memiliki penyakit Comorbid yang menjadi pertimbangan pihak vaksinator.

“Tetap harus divaksin. Sebab kalau mereka tidak vaksin, maka saya akan kena sanksi dari walikota. Sanksi ke guru bisa saja saya tidak tandatangani berkas mereka yang masuk ke dinas. Itu saja selesai. Tapi tidak bisa langsung kita sampaikan. Kita akan upayakan pelan-pelan pasti mereka mau,” pungkasnya. (IAN)

Comment