by

Kajari MBD Kantongi Tersangka Proyek Pabrik Es

TIAKUR-BKA, Kejaksaan Negeri Kabupaten Maluku Barat Daya (MBD), mengantongi daftar nama calon tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan pabrik es, di Pulau Moa dan Pulau Letti.

Kapala Kejaksaan Negeri (Kajari) MBD, Herwin Ardiono, kepada BeritaKota Ambon ini mengaku, calon tersangka dari kasus Tipikor tersebut diantaranya JJK, AG dan ST. Ketiga orang ini memiliki tanggungjawab atas dugaan korupsi pada proyek dimaksud.

Baca: Brimob MBD Himbau Warga Taat Prokes

Pada 23 Juli 2021 lalu, bebernya, tim penyidik Kejari MBD telah menerima laporan hasil pemeriksaan dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Maluku, tentang hasil pemeriksaan perkara dugaan Tipikor paket pekerjaan pabrik es skala kecil tenaga surya, pada Dinas Kelautan dan Perikanan MBD, tahun anggaran 2015.

Lanjut dia, laporan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan BPKP Provinsi Maluku dengan tim audit pada April 2021. Sehingga menemukan kerugian negara sebesar Rp 1.751.488.075 dari pembangunan dua pabrik es di Desa Moain, Kecamatan Moa dan Desa Nuwewang, Kecamatan Pulau Letti.

“Dengan kerugian negara di atas 1 miliar tersebut, maka kejaksaan akan melalukan pemeriksaan lanjutan kepada tiga orang yang dinilai bertanggung jawab pada proyek tersebut,” sebutnya.

Ia menambahkan, kasus dugaan Tipikor itu akan ditindak secara serius. Karena tahun pengerjaan proyek sudah cukup lama. Apalagi hingga saat ini kedua pabrik es tersebut belum dapat dimanfaatkan sama sekali. Sehingga secepatnya kasus ini akan dituntaskan, agar dapat dipertanggungjawabkan sesuai dengan tindakan yang diperbuat.

Baca: Babinsa Saumlaki Ingatkan Warga Pakai Masker

“Untuk persoalan korupsi, Kejari MBD tidak akan tinggal diam. Karena hal ini menyangkut penyalah gunaan keuangan yang berdampak bagi masyarakat. Dan pihak-pihak yang bertanggung jawab akan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku,” tutupnya. (GEM)

Comment