by

Kakanwil Kemenkumham Hadiri HUT Kota Ambon

beritakotaambon.com – Genap berusia ke-446 tahun, perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Ambon, dipusatkan di Lapangan Merdeka, Selasa (7/9). Hadiri momentum bersejarah itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku, Andi Nurka kenakan baju Cele atau pakaian adat Maluku.

Perayaan HUT Kota Ambon kali ini mengusung tema “Ambon Tangguh”. Tema ini, merupakan merupakan pernyataan masyarakat Kota Ambon yang memiliki keinginan atau harapan, agar nilai-nilai ketangguhan, semangat pantang mundur untuk terus maju dalam tantangan menuju Ambon yang lebih baik dimasa depan.

“Semoga di usia yang ke 446 tahun ini, Kota Ambon bisa lebih baik lagi. Semoga dengan semangat Pela Gandong dan kerukunan umat beragamanya yang selalu terjaga ini, bisa keluar dari pandemi Covid-19. Jaya terus Ambon,” tandas Andi.

Sementara itu, Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, selaku Upu Latu Upacara (pemimpin upacara) mengatakan, bahwa tangguh memiliki arti sangat kuat dan sulit dikalahkan. Tidak pernah mundur dengan keadaan saat ini, tetapi tetap maju. Karena sudah pernah hadapi yang lebih berat dari semua ini. Yang mana ketika inginkan sesuatu, alam semesta berkonsentrasi membantu untuk mencapainya.

Richard juga mengungkapkan, rasa syukur yang tak terhingga kepada sang pencipta atas penyertaan yang luar biasa sampai detik ini. Walaupun Kota Ambon merayakan HUT dengan suasana yang berbeda dari tahun sebelumnya.

Baca juga: HUT Kota Ambon ke 446

Menurutnya, jelang perayaan hari jadi Kota Ambon selalu dirayakan dengan meriah. Berbagai macam lomba juga dilakukan. Tetapi di tahun ini berbeda, mengingat kondisi pandemi Covid-19 yang makin merebak diberbagai belahan dunia. Sehingga membuat pemerintah membatasi setiap kegiatan yang dapat memicu penyebaran Covid-19.

“Tetapi hal ini bukan merupakan sebuah hambatan bagi kita warga Kota Ambon, untuk tetap bersyukur atas pemeliharaan Tuhan yang senantiasa menjaga Kota Ambon sampai saat ini,” tandasnya.

Menutup sambutannya, Richard menyerukan pesan kepada seluruh warga Kota Ambon agar selalu ingat, bahwa tidak perlu kata pujian yang berlebihan. Karena Kota Ambon hanya perlu sentuhan hati nurani.

“Jika dalam hati tidak ada lagi rasa cinta buat Kota ini, tidak ada lagi rasa bangga, tidak ada lagi rasa memiliki, maka kehancuran Kota ini cuma tunggu waktu saja. Kalau tidak bisa memberi jangan ambil, kalau tidak bisa mengasihi, kalau terlalu susah jangan benci bila tidak mampu menghibur orang, jangan membuat sedih. Kalau tidak bisa hargai jangan dihina, dan kalau tidak bisa melakukan semua itu, berdoa saja untuk Kota ini. Kalau kota buat sesuatu, percayalah Ambon pasti lebih baik,” serunya.

Disaat yang sama, Walikota Bogor, Bima Arya yang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Dunia (APEKSI), juga memberikan apresiasi atas keberhasilan memajukan Kota Ambon serta mampu mengatasi Covid-19.

“Ambon terlihat lebih maju, selalu ada yang baru, relatif bisa mengendalikan Covid-19 karena keberhasilan kerjasama, kolaborasi dan sinergi dari provinsi dan Kota Ambon. Semoga terus membaik” tambahnya.

Menurutnya, ada tiga hal yang dikagumi dari Kota Ambon, yang mana tidak banyak dimiliki kota-kota lain di Indonesia. Yakni kebersamaan dan persaudaraan yang luar biasa, keindahan alam yang mempesona, serta kekayaan alam yang terus dijaga bersama. (UPE)

Comment