by

Kakanwil Kemenkumham Maluku Perkuat Tim Pokja WBK/WBBM Wilayah Ambon

Ambon, BKA- Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Maluku, Andi Nurka, beserta Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Max Wambraw, menyambangi sejumlah Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Kota Ambon, Rabu (23/9).

Kunjungan itu dilakukan untuk memberikan penguatan pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK)/Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM), serta penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP).

Andi menyampaikan ucapan terima kasih atas kerja sama UPT Pemasyarakatan yang telah memenuhi syarat pada survei penilaian Reformasi Birokrasi dan ZI. “Beberapa hal terkait loyalitas, integritas, kedisiplinan adalah kunci menuju WBK/WBBM,” terangnya.

Sementara itu, SPIP harus berjenjang mulai dari tingkat satuan kerja, lalu ke wilayah sebagai pembina. “Mohon dibuka ruang atau kesempatan seluas-luasnya bagi petugas yang bisa berkreasi dan berinovasi demi kemajuan,” pinta Andi.

Hal senada diampaikan Max Wambrauw. “Untuk membangun ZI menuju WBK/WBBM, salah satu pintu masuknya adalah mewujudkan pelayanan berbasis HAM,” urainya.

Salah satu UPT Pemasyarakatan yang dikunjungi adalah Lembaga Pembinana Khusus Anak (LPKA) Ambon. “Terima kasih atas waktunya, pak. Semoga apa yang disampaikan dapat menjadi motivasi kami agar terus berbenah menuju WBK / WBBM,” ujar Kepala LPKA Ambon, Catherian V. Picauly.

Di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Ambon, Kakanwil juga menyampaikan amanat Menteri Hukum dan HAM, Yasonna H. Laoly, agar seluruh jajaran Kemenkumham harus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Tidak ada praktik percaloan, harus bebas pungutan liar, petugas responsif, prosedur yang jelas, biaya yang transparan, dan yang tidak kalah penting adalah kepastian waktu penyelesaian,” pesan Andi.

Di Lapas Ambon, Andi mengapresiasi kinerja Lapas Ambon dalam membangun ZI menuju WBK/WBBM. Untuk itu, ia berharap Lapas Ambon terus bekomitmen dan konsisten dalam meningkatkan loyalitas dan integritasnya. “Yang tepenting adalah komitmen dan konsisten kita bersama,” pesannya.

Kepala Lapas Ambon, Saiful Sahri, menyampaikan terima kasih atas dukungan dan dorongan tersebut. “Kami akan terus berbenah meraih predikat WBK / WBBM, mulai dari mindset dan perilaku petugas, semua pelayanan, serta sarana prasara pendukung layanan dan perkantoran,” janjinya.

Di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Ambon, Kakanwil meminta seluruh Tim Kelompok Kerja (Pokja) WBK/WBBM dapat bekerja dengan baik dan solid sehingga hasil yang didapat nantinya jauh lebih baik. Apalagi dari 20 UPT di lingkungan Kanwil Kemenkumham Maluku yang diusulkan memperoleh WBK / WBBM, hanya 13 UPT yang lolos. “Tim harus kompak dan solid. Benahi semua lini yang menjadi poin pada penilaian,” pesan Andi.

Ia meminta hasil survei penilaian Reformasi Birokrasi dan ZI yang dilakukan di Rutan Ambon lebih ditingkatkan lagi serta tetap memeperhatikan kedisiplinan petugas di masa pandemi Coronavirus disease. “Dalam diri petugas harus ditanamakan jiwa integritas serta harus loyal kepada pimpinan maupun tempat tugas sehingga roda organisasi dapat berjalan dengan baik,” tandas Andi.

Masukan-masukan tersebut siap dijalankan Kepala Rutan Ambon, Wahyu Nurhayanto, dan jajarannya. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Kakanwil yang telah memberikan penguatan kepada Tim Pokja Rutan Ambon. Kami berjanji akan melakukan semua arahan yang diberikan” janji Wahyu.(LAM)

Comment