by

Kakanwil Pantau PPKM di UPT Pemasyarakatan

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Maluku, Andi Nurka lakukan kunjungan ke beberapa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di kota Ambon, terkait instruksi PPKM darurat di lingkungan Kemenkumham, Kamis (8/7).

Diantaranya Rumah Tahanan Negara (Rutan), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), LPP dan LPKA. Kunjungan ini merupakan tindaklanjut dari Surat Edaran Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkumham RI nomor : SEK-11.OT.02.02 tahun 2021 tentang Ketentuan Pelaksanaan PPKM Darurat di lingkungan Kemenkumham.

Serta Instruksi Walikota Ambon Nomor 2 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Tingkat Desa/Negeri dan Kelurahan, untuk pengendalian penyebaran Covid-19 serta mencermati perkembangan virus Covid-19.

Ditengah-tengah keluarga warga binaan yang berkunjung melakukan penitipan barang, Andi menyampaikan beberapa poin yang harus menjadi perhatian para pengunjung. Diantaranya terkait jadwal penitipan barang, serta barang yang dibawa merupakan makanan yang sudah diolah dalam jumlah terbatas dan secukupnya.

Sementara bagi para pegawai yang bertugas, Andi juga menegaskan untuk tidak menerima titipan barang berupa makanan dan minuman sachet (kemasan). Hal tersebut untuk mengurangi mobilitas yang memerlukan pemeriksaan yang lebih ekstra. Memgingat yang mengisi jadwal piket pada masing-masing satuan kerja hanya berkisar 25 persen dari total jumlah pegawai.

Kita siap melayani bapak-Ibu sekalian, kebijakan yang dibuat bukan untuk beta (saya) semata, tapi untuk katong (kita) semua. Jadi tolong mari katong bekerja sama. Selebaran yang telah dibagikan agar dapat menjadi pedoman bersama, agar katong bisa bersama memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pesan Andi, lewat rilisnya, kepada Koran ini.

Andi juga menghimbau kepada pengunjung dan pegawai yang bertugas, untuk terus mematuhi protokol kesehatan dan menerapkan 5M. Keluarga yang akan melakukan kunjungan juga dibatasi hanya diperbolehkan datang sendiri dan tidak membawa anak kecil masuk kedalam ruangan layanan titipan. Hal itu untuk meminimalisir terjadinya kerumunan pada saat melakukan penitipan. (UPE)

Comment