by

Kaki Air Gelar Musrenbangdes

Ambon, BKA- Pemerintah Desa (Pemdes) Kaki Air, Kecamatan Teluk Kaiely, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbangdes) sekaligus penetapan Rencana Kerja Pemerintahan Desa (RKP-Des) tahun 2021, di Kantor Desa Kaki Air, Jumat (22/1).

Kegiatan tersebut dihadiri Penjabat Kepala Desa Kaki Air, Rahmawati Dafrurllah, Ketua BPD Desa Kaki Air, Perwakilan dari Dinas PMD Kabupaten Buru, Babinkantimas dan pendamping desa, serta turut dihadiri Camat Teluk Kaiely, Muhammada Tan, sekaligus membuka acara tersebut secara resmi.


Penjabat Kades Kaki Air, Rahmawati Dafrurllah, mengatakan, Musrenbangdes tersebut dilakukan untuk menetapkan RKP-Des dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJM Desa) tahun 2021.

“Musrenbangdes ini menjadi wadah kita saling bersilaturahmi, memadukan konsep dalam membangun desa yang sama-sama kita cintai ini kedepan. Dalam Peraturan Kementerian Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 114 Tahun 2014 tentang Pedoman Pembangunan Desa, disusun dua tahapan, yaitu, perencanaan jangka menengah tahunan berupa rencana pembangunan menengah desa atau RPJM Desa, dan perencanaan pembangunan tahunan desa berupa rencana kerja Pemerintah Desa atau RKP Desa,” kata Rahmawati.

Dokumen perencanaan pembangunan desa harus disusun secara partisipatif, dengan melibatkan pemangku kepentingan yang ada di desa, melalui tahapan-tahapan dan forum musyawarah. BBaik musyawarah desa atau di sebut Musdes yang diselenggarakan oleh Badan Permusyawaratan Desa, maupun forum perencanaan pembangunan desa atau Musrenbangdes yang dilaksanakan oleh pemerintah desa.

“Hal ini menunjukan, bahwa perencenaan pembangunan desa merupakan suatu proses demokratif. Demokrasi yang transparan dan ankutabil, yang ditandai dengan adanya keterlibatan aktif seluruh komponen masyarakat di desa,” ungkapnya.


Menurutnya, Musrembangdes juga menjadi catatan bagi pemerintah desa dalam menyusun rencana kerja pemerintah desa, dengan harapan kegiatan-kegiatan yang terakomodir dari RKP-Des nantinya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Karena itu, peran serta masyarakat dalam kegiatan Musrembangdes ini sangat dibutuhkan, baik dalam memberikan pandangan-pandangan serta ide maupun kritik yang sifatnya membangun.

“Keragaman inilah yang menjadi bekal kita bersama dalam mengarumi luasnya tantangan, hambatan, serta kendala, yang terkadang menghantui kita dalam usaha memajukan desa kedepannya. Menjadi harapan kami, kiranya kebersamaan, kemitraan, yang telah kita bangun selama ini selalu terjaga dan terpelihara dengan baik. Karena dengan kebersamaan ini, kita mampu menaklukan badai tantangan sebesar apapun. Mampu menghalau segala rintangan yang coba menghambat tekad kita, dalam mewujudkan desa kaki air yang sama-sama kita cintai ini,” harapnya.

Sementara itu, Camat Teluk Kaiely, Muhammad Tan, mengatakan, kegiatan tersebut dilaksanakan dua agenda sekaligus. Yaitu perencanaan pembangunan desa dan penetapan RKP-Des yang telah dilakukan saat MusDes sekitar tiga bulan lalu.

“Pada hari ini, kita akan menetapkan usulan-usulan bapak/ibu sekalian pada saat beberapa bulan yang lalu. Itu nanti kita memakai skala prioritas. Nanti di tahun 2021 itu ada Bantuan BLT selama satu tahun. Kenapa? Karena Covid-19 itu masih ada. Jadi nanti ada BLT satu tahun,” ujar Tan.

Ia menambahkan, Bupati Buru, Ramly Umasugi, berkeinginan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) Tahun Anggaran 2021, cepat dijalankan pada awal tahun ini. Karena Dana Desa tahun 2021 ini diprioritaskan untuk pemulihan ekonomi, akibat dampak pandemi Covid-19.

“Keinginan pak bupati, bapak ibu sekalian, APBDes ini kalau bisa dia jalan itu Januari. Karena kondisi negara ini krisis. Justru itu, pemulihan ekonomi itu harus secepatnya DD ini bisa berjalan. Salah satu program pemerintah itu di tahun 2021, salah satu sasaran untuk DD itu pemulihan ekonomi,” pungkasnya. (MSR)

Comment