by

Kantor Satpol PP SBT di Palang

Ambon, BKA- Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT) dipalang menggunakan kayu, Rabu (20/1).

Pemalangan itu dilakukan oleh sekitar 280 honorer di kantor itu, yang sampai sekarang belum digaji selama dua bulan. Yakni, untuk bulan November dan Desember 2020 lalu.

Salah satu honorer di Kantor Satpol PP SBT, mengungkapkan, semua yang menjadi perintah pimpinan telah dilaksanakan dengan baik. Bahkan, tidak dibantah sama sekali.

“Semua perintah yang disampaikan pimpinan telah kami laksanakan. Tapi hak (gaji) kami tidak diberikan. Katanya hari ini (kemarin), ternyata mereka tidak menepati itu. Gaji bulan November sampai Desember 2020 belum kami terima,” ucapnya, di depan pintu kantor yang telah dipalang menggunakan tersebut.

Pantauan Beritakota Ambon dilapangkan, puluhan tenaga honorer Satpol-PP SBT merasa kesal dengan sikap Abdullah Rumain selaku Kasat Pol-PP Kabupaten SBT, Bendahara Satpol-PP dan kepala-kepala bidang di lingkup kantor tersebut.

“Bendahara datang masuk kantor, habis itu pulang. Tidak ada penjelasan. Kepala-kepala bidang datang, habis itu pergi lagi. Yang dikorbankan itu anggota honorer,” tutur pendemo.

Akibat Kasat Pol-PP SBT Abdullah Rumain tidak hadir memberikan penjelasan, pendemo langsung mengambil langkah untuk memberikan tanda palang bentuk silang di depan pintu masuk kantor tersebut menggunakan kayu, yang ditempeli tulisan “Palang dibuka, kecuali hak Satpol-PP dibayar dulu, baru palang bisa dibuka. Hak anggota dua bulan belum dibayar, terimakasih”.

Sofyan Wauwan, salah satu pendemo, mangatakan, sebenarnya tidak sampai pada tindakan palang pintu. Hanya saja tidak ada keterbukaan informasi dari pimpinan.

“Kami juga tidak mau palang. Tapi tidak ada kejelasan dari pimpinan,” ucap Wauwan.

Sementara Kasat Pol-PP SBT Abdullah Rumain saat dikonfirmasi sejumlah media, Rabu sore, belum mau memberikan memberikan keterangan. “Nanti besok di kantor,” pungkas Rumain.(SOF)

Comment