by

Kapal Pengangkut BBM Ilegal Antar Kabupaten Ditangkap

Tim Gabungan olair Mabes Polri, Ditpolair Polda Maluku dan Satpolair Polres Pulau Buru, berhasil menggagalkan penyelundupan BBM ilegal di perairan Kabupaten Buru.

KM Cahaya Aira yang mengangkut 4 ton atau sekitar 3.900 liter BBM jenis minyak tanah itu, terciduk tim gabungan Polri saat akan bersandar di Desa Ilath, 24 Mei 2021 lalu.

Kapal berukuran kecil BBM bersubsidi tersebut beroperasi dari Dusun Amaholu, Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB).

Paur Humas Polres Pulau Buru, Aipda MYS Djamaluddin, mengungkapkan, penangkapan itu terjadi pada posisi kapal KM Cahaya Aira berada di 03° 34′ 570″ S – 127° 14′ 877″ T, tepatnya di Desa Ilath, Kabupaten Buru.

“Tim gabungan berhasil menangkap kapal bermuatan BBM subsidi jenis minyak tanah. KM Cahaya Aira dengan muatan BBM subsidi minyak tanah sebanyak kurang lebih 3.900 liter atau 4 ton yang diduga ilegal,” kata Aipda Djamaluddin, kepada BeritaKota Ambon di ruang kerjanya, Jumat (28/5).

Saat diperiksa tim patroli, kapal tersebut ternyata tidak mengantongi izin berlayar, serta terlihat bermuatan penuh, karena sebagian bodinya tertanam ke dalam air laut.

Ketika digeledah, petugas menemukan mitan yang tersimpan di dalam jerigen. Semua ditumpuk secara rapih di geladak bagian bawah kapal, yang ditutup papan.

“Minyak ini sudah pasti tidak ada perizinannya. Dan yang jelas, untuk BBM bersubsidi tidak bisa dijual ke mana-mana, karena diperuntukkan setempat. Kalau pindah ke tempat lain, itu salah aturan namanya,” terangnya.

Selain barang bukti yang berhasil diamankan, lanjutnya, pada penangkapan itu, tim gabungan juga mengamankan empat pelaku yang merupakan Nahkoda Kapal dan ABK di Polres Pulau Buru.

Keempat pelaku itu, yakni, AB (41) selaku Nahkoda KM Cahaya Aira, sementara NB (25), BB (40) dan RB (31) merupakan ABK KM Cahaya Aira.

“Jadi sementara ini, kapal tersebut diamankan di Pelabuhan Kecil Namlea. Sedangkan emat orang pelaku yang sudah diamankan, kami tahan terus dilakukan pemeriksaan dan sudah dilakukan penahanan,” pungkasnya.(MSR)

Comment