by

Kapolda Kukuhkan Polsek Telutih

Ambon, BKA- Kepala Kepolisian Daerah Maluku Irjen Pol Drs. Refdi Andri, mengukuhkan Polsek Telutih sekaligus meresmikan gedung Baileo Presisi dan melounching Aplikasi Nusa Ina, Polres Maluku Tengah (Malteng), Selasa (6/4).

Kedatangan orang nomor 1 Polda Maluku dalam meresmikan tiga program Polres Malteng ini tidak sendiri. Ia didampingi Irwasda Kombes Pol Raden Heru Prakoso, Karo Ops Kombes Pol Antonius Wantri, Karo Logistik Kombes Pol Chairul Azis, Karo SDM Kombes Pol Muhammad Yusup, Kapolres Malteng AKBP Rositah Umasugi dan Koorspripim Polda Maluku Kompol Dennie Andreas.
Peresmian yang berlangsung di gedung Bhayangkara Polres Malteng, Kota Masohi ini, dihadiri Bupati Malteng H. Abua Tuasikal, Wakil Bupati Malteng Marlatu L. Leleury, Dandim 1502 Letkol Inf Nunung Wahyu Nugroho, Kepala Kejari Malteng, Agustinus Mangontan, Ketua Pengadilan Negeri Masohi Agus Ardianto, dan sejumlah tokoh agama, masyarakat, adat, pemuda, maupun stakeholder lainnya.

Kapolda Maluku Irjen Pol Refdi Andri menyampaikan, pengukuhan Polsek Telutih, peresmian Gedung Presisi dan launching Aplikasi Nusa Ina merupakan wujud nyata dari komitmen Polri, lebih umumnya Polda Maluku, terkhusus Polres Malteng.

“Komitmen tersebut dilakukan untuk melakukan transformasi menuju Polri yang Presisi guna meningkatkan kualitas pelayanan Polri kepada masyarakat,” katanya.

Perkembangan lingkungan strategis yang terjadi akhir-akhir ini, kata Refdi, sangat berimplikasi pada meningkatnya tantangan tugas Polri. Untuk menyesuaikan kebutuhan dan menjawab dinamika yang ada, perlu dilakukan penataan organisasi melalui prinsip tata kelola lembaga yang baik dan bersih.

“Salah satu upaya Polri adalah dengan melakukan reformasi struktural, instrumental dan kultural sejak tahun 2008,” katanya.
Pengukuhan Polsek Telutih, kata Refdi, telah melewati serangkaian proses verifikasi dan studi kelayakan untuk memastikan telah terpenuhinya kriteria dan persyaratan meliputi perkembangan jumlah penduduk, perkembangan gangguan kamtibmas serta kecenderungannya, kesiapan jumlah personel riil, maupun dukungan dari masyarakat dan pemerintahan daerah setempat.
“Pengukuhan polsek Telutih juga membawa konsekuensi pada penambahan jumlah personel Polri secara kuantitas. Hal ini hendaknya dapat diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya personil polri, yang nanti ditempatkan di Polsek Telutih,” terangnya.

Refdi mengaku, pimpinan Polri terus berupaya untuk melakukan perubahan fundamental di tubuh Polri. Ini terbukti melalui penetapan 16 program prioritas Kapolri, dalam melakukan transformasi menuju Polri yang Presisi.
Mantan Kakorlantas Polri ini berharap, dengan dikukuhkannya Polsek Telutih, peresmian gedung Baileo Presisi dan launching Aplikasi Nusa Ina, dapat membawa perubahan yang positif bagi Polres Malteng dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tidak lupa pula saya tekankan agar hal ini jangan hanya menjadi seremonial belaka, namun harus benar-benar memberikan nilai manfaat bagi masyarakat luas,” tandasnya.(SAD)

Comment