by

Kapolda Minta Perketat Pengawasan Dana Desa

Ambon, BKA- Kapolda Maluku, Irjen Refdi Andri menginstruksikan para personelnya untuk memperketat pengawasan dana desa dan alokasi dana desa yang marak terjadi penyalahgunaannya.

Hal ini disampaikan Kapolda saat melakukan kunjungan kerja awal tahun 2021, di kantor Direktorat Reserse Kriminal Khusus dan Direktorat Reserse Narkoba di kawasan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Rabu (6/1).

Jenderal bintang dua ini mengatakan, para personel diminta supaya tetap memperketat pengawasan dana desa dan alokasi dana desa yang marak terjadi penyalahgunaannya di Provinsi Maluku.

“Banyak penyalahgunaan DD dan ADD yang sekarang lagi marak di masyarakat. Itu juga termasuk dalam salah satu penekanan Kapolri. Untuk itu anggota Polri harus hadir dan melakukan pengecekan penggunaan anggaran oleh pemerintah desa. Saya harap, personel dapat senantiasa berikan pengawasan terhadap penggunaan angaran ini,” pinta Kapolda.

Selain pengawasan DD dan ADD , Kapolda juga minta adanya pengawasan terhadap kawasan tambang agar tidak ada penambangan liar yang berdampak pada lingkungan.

“Maluku sangat kaya dengan sumber daya alam, di daerah raja-raja ini terdapat berbagai hasil tambang, sehingga potensi penambangan liar terbuka luas. Untuk itu kita harus berusaha agar memutus mata rantai antara pengepul dan penambang,” tandasnya.

Usai menyambangi Ditreskrimsus, Kapolda juga menyempatkan mengunjungi markas Diresnarkoba yang berada dilokasi yang sama. Disana Kapolda juga memberikan instruksi kepada seluruh personil Ditresnarkoba agar menjadikan peredaran narkotika di masyarakat menjadi skala prioritas.
“Pemberantasan narkotika merupakan persoalan bersama di Indonesia, untuk itu narkotika yang beredar di masyarakat harus menjadi skala prioritas. Ini menjadi penyakit bagi kita semua dari Sabang sampai Merauke,” ujarnya.

Kapolda berharap, instruksi yang disampaikan dalam kunjungan ini bisa dilaksanakan dan menjadi pedoman kerja terbaik di tahun 2021. (SAD)

Comment