by

Kapolres MBD Hadirkan 14 Program Kearifan Lokal

Ambon, BKA- Wujudkan Polri yang prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan (Presisi), Kapolres Maluku Barat Daya (MBD), AKBP Budi Adhy Buono, memiliki berbagai cara dalam mendukung program 100 hari kerja Kapolri Jenderal Polisi, Listyo Sigit Prabowo.

Jurus ampuh ala Kapolres MBD ini, terangkum dalam 14 program kerja yang dilaksanakan bersama anggota di Polres MBD dan Polsek jajaran. Menariknya, program kerja ini menggunakan istilah bahasa kearifan lokal.
“Kami menggunakan istilah bahasa kearifan lokal di sini, agar lebih mudah di mengerti oleh anggota dan tentunya masyarakat Kabupaten Maluku Barat Daya tercinta,” ujar Kapolres, kepada wartawan, Kamis (18/03).

Polres MBD sendiri, lanjut kapolres, berkomitmen menjadi role model implementasi program transformasi menuju Polri yang prediktif, responsibilitas, transparansi berkeadilan (Presisi). Seperti melalui 14 program kerja Kapolres tersebut.

Belasan program kerja Kapolres MBD dengan menggunakan bahasa kearifan lokal, diantaranya, Polisi Paduli Pendidikan Anak Perbatasan dan Anak Pesisir (Papeda Panas), yang merupakan program Bhabinkamtibmas mengajar di wilayah perbatasan dan pesisir pantai Kabupaten MBD.

Kemudian, Pengamanan dan Penjagaan Tempat Ibadah (Papeda), yakni Polisi hadir di lokasi tempat ibadah, guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat MBD saat beribadah.

Patroli Roda Dua Pengayom Masyarakat (Para-Para), merupakan program peventif melalui kegiatan patroli roda dua Unit Sabhara Polres MBD, Polsek Jajaran hingga ke wilayah pelosok dalam rangka menciptakan rasa aman masyarakat.

Bhayangkara Pelingdung Anak Daerah Pulau Terluar (Buah Pala), program mendekatkan diri kepada masyarakat dengan menghadirkan Polisi, hingga Pulau terluar guna membantu masyarakat yang membutuhkan.

Sambangi Tokoh Pemuda, Agama, Masyarakat, Adat di Daerah MBD (Satu Darah MBD), yaitu silaturahmi rutin dilakukan Kapolres, PJU Polres MBD, Kapolsek Jajaran hingga Bhabinkamtibmas kepada tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh masyarakat. Untuk menjaga kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten MBD.

Penggalangan Tokoh Masyarakat, Agama, Pemuda dan Adat untuk Perkokoh Persatuan Negeri (Pela Gandong), merupakan program penggalangan dan deteksi dini terhadap tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan tokoh adat. Guna menciptakan situasi yang kondusif di Kabupaten MBD.

Ingatkan Masyarakat Ayo Memakai Masker (Ina Ama), merupakan program pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan di masa Pandemi Covid-19.

Katong Bisa Lawan Wabah Penyakit Pandemi Corona (Kampung Tangguh Kalwedo), program pendirian Kampung Tangguh, yang merupakan kolaboratif antara polisi dan masyarakat untuk menciptakan desa yang tangguh kesehatan, ekonomi, dan tangguh keamanan selama masa pandemi Covid-19.

Patroli Penertiban Protokol Kesehatan (Paparesa), program penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan di wilayah Kabupaten MBD, melalui kegiatan Operasi Yustisi, Patroli Skala Besar Gabungan TNI-Polri dan Satpol PP.

Operasi Yustisi Penertiban dan Pendisiplinan Protokol Kesehatan (Oirata), merupakan program penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan di wilayah Kabupaten MBD, melalui kegiatan Operasi Yustisi, Patroli Skala Besar Gabungan TNI-Polri dan Satpol PP.
Salamatkan Anak dan Wanita dari Kekerasan Seksual (Salawaku), program edukasi dan penegakan hukum terhadap korban kekerasan seksual anak dan wanita di wilayah Kabupaten MBD.

Pencegahan, Penyuluhan dan Penindakan Pengedar Narkoba di Daerah MBD (Cengkeh MBD), program penanggulangan penyalahgunaan narkoba melalui kegiatan terpadu dan komprenhensif, yang meliputi upaya preventif, represif, terapi dan rehabilitasi terhadap korban penyalahgunaan narkoba.

Melayani SIM Keliling (Manise), program memberikan kemudahan masyarakat untuk pelayanan perpanjangan SIM, hingga ke pelosok desa.

Pembinaan Pengawasan dan Pengamanan Lingkungan Internal Polri (Manginte), merupakan program penguatan fungsi pengawasan internal di lingkungan Polres MBD dalam rangka meminimalisir terjadinya pelanggaran anggota.

Kapolres menambahkan, diluncurkannya 14 program kerja tersebut, diharapkan dapat diimplementasikan dengan baik oleh para anggota Polres MBD dan polsek jajaran. Sehingga dapat memberikan pelayanan yang baik bagi masyarakat MBD, dan terwujudnya Polri Presisi. Khususnya dalam menciptakan kondusifitas kamtibmas di wilayah Kabupaten MBD. (GEM)

Comment