by

Karaoke dan Bioskop Masih Dievaluasi

AMBON-BKA, Hingga kemarin, Pemerintah Kota Ambon belum memberikan ijin bagi tempat karaoke maupun bioskop untuk beroperasi pasca Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro yang diperketat lewat instruksi walikota. Namun jam operasional bagi dua jenis usaha ini, masih dalam evaluasi.

Sekretaris Kota (Sekkot) Ambon, A. G. Latuheru mengakatan, pihaknya sampai dengan saat ini masih melakukan evaluasi terhadap dua tempat usaha tersebut untuk dibuka di tengah penerapan PPKM level III.

Meski Kota Ambon saat ini berada dalam zona orange, lanjut Latuheru, tetapi angka skoring zonasi diketahui masih rendah. Dan ditakutkan sewaktu-waktu bisa kembali ke zona merah penyebaran Covid-19.

Sehingga pihaknya harus melakukan evaluasi terhadap jam operasional dua jenis usaha itu dengan baik, termasuk ketersediaan penerapan protokol kesehatan (Prokes). Agar ketika dibuka, tidak lagi menimbulkan kluster baru.

Baca juga: BPBD : Ambon Masih Dalam Musim Penghujan

Latuheru mengaku, pihaknya juga sudah membicarakan persoalan ini dengan para pengelola karaoke maupun bioskop yang ada. Dan sudah dimaklumi para pengelola, terkai maksud tujuan evaluasi itu.

“Kita sudah bicarakan dengan pengelola bioskop, tempat karaoke, termasuk juga tempat senam dan gym,” tutur Latuheru, kepada wartawan, Kamis (12/8).

Dikatakan, dari hasil evaluasi yang dilakukan, sudah ada beberapa tempat yang nantinya disetujui untuk dibukan. Namun tinggal beberapa yang sampai sampai dengan kemarin masih dilakukan penyesuaian.

“Dari data itu sudah ada beberapa yang oke, sementara yang lain kita minta untuk penyesuaian sama waktu dekat ini akan dikeluarkan persetujuan untuk bisa (dibuka kembali),” katanya.

Menurutnya, untuk membuka kembali tempat usaha tersebut perlu diperhatikan kembali skoring zonasi. Apabila, skoring semakin baik maka besar kemungkinan persetujuan tersebut dapat dikeluarkan. “Karena skoring kita sangat riskan sekali, dekat sekali kembali ke zona merah,” bebernya

Tambah dia, pihaknya sangat menjaga langkah agar tidak terjadi kesalahan yang justru kembali membahayakan masyarakat dan membuat kota bertajuk Manise ini kembali ke zona merah.

“Kita jaga betul supaya jangan kembali lagi ke zona merah. Dan sudah saya jelaskan kepada para pengelola tempat hiburan dan olahraga tersebut,” tutup Latuheru. (IAN)

Comment