by

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Meningkat

AMBON-BKA, Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Ambon, mengalami peningkatan signifikan di 2021.

Sesuai data Dinas Pemberdayaan Perlindungan Perempuan Anak dan Masyarakat Desa (DP3AMD) Kota Ambon, hingga Juli 2021 terdapat 67 kasus baru.

Kepala DP3MD Kota Ambon, Meggy Lekatompessy, menyebutkan, Juli 2021 lalu sebanyak 67 kasus kekerasan perempuan-anak. Yakni dari 67 kasus yang dilaporkan ke pihaknya, 24 kasus kekerasan perempuan, sedangkan 45 kasus lainnya adalah kasus kekerasan terhadap anak. Sehingga total menjadi 67 kasus.

Baca juga: Tidak Kantongi Kartu Vaksin, Anggota TKBM Dilarang Aktivitas

Dipaparkan, rincian data 24 kekerasan perempuan diantaranya, KDRT 15 kasus, penelantaran istri 1 kasus, perkosaan 1 kasus, penganiayaan 1 kasus, pencabulan dewasa 1 kasus, TPPO 1 kasus, kekerasan terhadap perempuan 1 kasus, pencemaran nama baik 2 kasus, dan pengancaman 1 kasus total 24 kasus.

Sedangkan untuk 45 kasus kekerasan anak, sambung Meggy, yakni setubuhi anak 18 kasus, cabul 6 kasus, kekerasan terhadap anak 6 kasus, penelantaran anak 1 kasus, kekerasan bersama 5 kasus, TPPO 1 kasus, bullying 1 kasus, eksploitasi anak 1 kasus, perbuatan hak asuh anak 5 kasus, pornografi 1 kasus.

Dirinya menilai, kasus dimaksud lebih tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2020 kemarin. Sehingga diharapkan, jumlah ini tidak meningkat di Agustus bulan ini.

“Rata-rata peningkatan kasus ini meningkat dan termasuk tinggi, dibandingkan tahun lalu. Saya berharap, jumlah ini tidak mengalami peningkatan pada bulan (Agustus) ini,” ujarnya.

Baca juga:
Isoman, Walikota Kerja Dari Rumah

Meggy menambahkan, dari 67 kasus kekerasan, sudah ada 23 kasus yang diselesaikan. Sedangkan puluhan kasus lainnya masih dalam proses. “Saya juga berharap semua kasus ini segera selesai dengan cepat,” harapnya. (IAN)

Comment