by

Kasus Korupsi Dihentikan Sementara

Ambon, BKA- Berdasarkan instruksi Kapolri, sejumlah pengusutan kasus korupsi di hentikan sementara hingga pilkada berakhir pada 9 Desember mendatang. Seperti penyidikan kasus dugaan korupsi empat unit Speedboat pada Dinas Perhubungan MBD.

“Untuk semua kasus korupsi, kita hentikan sementara dulu.Semua karena dalam rangka pilkada. Termasuk kasus dugaan korupsi Speedboat MBD,” ungkap Direskrimsus Polda Maluku, Kombes Pol. Eko Santoso kepada Wartawan di Mako Ditreskrimsus Polda Maluku di kawasan Mangga Dua, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Selasa (24/11).

Menurutnya, langkah penghentian sementara dilakukan pihaknya atas petunjuk Kapolri. Hal ini bertujuan untuk menjaga netralitas Pilkada. Apalagi di Maluku ada 4 Kabupaten yang akan mengikuti kontestasi Pilkada.

“Kita mau supaya jaga netralitas Pilkada, ini semua arahan langsung dari Bapak Kapolri,” jelasnya.

Perwira menengah Polri dengan tiga bunga melati itu mengaku, jika sudah selesai kontestasi Pilkada di Maluku. Dipastikan progres penyidikan dilanjutkan kembali.

“Kita tidak tutup-tutup kasus disini. Hanya saja, berkaitan dengan pilkada jadi kita hentikan sementara dulu. Kalau sudah selesai pencoblosan. Pastinya proses penyidikan kembali berlangsung,” bebernya.
Dia mengaku, ada sejumlah kasus korupsi yang ditangani pihaknya yang hingga kini belum berjalan semaksimal mungkin. Sebab, ada sejumlah kasus korupsi di Maluku jika ditelusuri secara bijak. Semua berkaitan dengan Pilkada. “Padahal Polri kan tidak seperti itu, kita mau usut kasus korupsi itu murni terjadi tindak pidana. Tidak boleh ada intervensi politik sana-sini. Maka dari itulah, Ditreskrimsus Polda Maluku sedang menghentikan beberapa kasus korupsi yang ditangani saat ini. Nantinya kalau Pilkada sudah usai, maka pastinya di buka kembali,” tandas Santoso.(SAD)

Comment