by

Kasus Tapal Batas di Leihitu Dibahas Kapolda

Ambon, BKA- Kapolda Maluku, Irjen Pol. Drs. Refdi Andri bersama elemen pemerintah Negeri Wakal, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah,membicarakan kasus tapal batas dan pengeroyokan yang terjadi di Negeri Wakal belum lama ini.

Pertemuan ini berlangsung di Markas Komando Polda Maluku, Kota Ambon, Senin (25/1).

Mengawali pembahasan, Pemerintah Wakal terlebih dahulu menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kapolda. Sebab, orang nomor 1 Polri di Maluku ini telah menerima kedatangan mereka.

Selain bersilaturahmi, kedatangan Pemerintah Wakal juga sekaligus menyampaikan berbagai permasalahan yang sedang terjadi. Harapannya, aparat kepolisian dapat mengusutnya hingga tuntas.

Beberapa persoalan yang dihadapi masyarakat Wakal diantaranya terkait kasus tapal batas lahan.
“Di Negeri kami sedang terjadi permasalahan tapal batas dan kami bersilatuhrahmi ini agar permasalahan yang terjadi itu bisa diproses secara baik,” sebut Raja Wakal,Aja Sunet didampingi Sanirinya,Dade Mahu, dalam pertemuan tersebut.

Selain tapal batas, pemerintah negeri Wakal juga meminta aparat kepolisian dapat mengungkap kasus pengeroyokan terhadap salah satu warga mereka di kawasan Dusun Taeno, Desa Rumah Tiga, Kecamatan Teluk Ambon, Kota Ambon.

Kasus kekerasan secara bersama itu terjadi pada Senin (13/10/2020) lalu. Korban yang adalah warga Wakal ditemukan selamat bersimbah darah pada Selasa (13/10/2020).

“Kami pemerintah Desa Wakal meminta agar pihak kepolisian untuk secara tuntas melaksanakan penindakan hukum kepada pelaku,” harap mereka.
Sementara itu, Kapolda Maluku mengatakan, kepada semua tokoh masyarakat dari Desa Wakal, diminta agar mempercayakan aparat kepolisian untuk mengusut kasusnya hingga tuntas.

Dia berharap, masyarakat tidak boleh mengambil langkah hukum sendiri. Sebab, bila itu terjadi maka akan menimbulkan masalah baru.

“Sebagai warga negara yang baik haruslah diserahkan kepada pihak berwajib dalam hal ini pihak Kepolisian. Jangan mengambil langkah hukum sendiri, kalau sampai seperti itu maka akan muncul permasalahan-permasalahan baru lagi,” pintanya.

Hadir dalam pertemuan itu, Direktur Intelkam dan Direktur Binmas Polda Maluku, Kapoltesta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, Kapolsek Leihitu dan Kapolsek Teluk Ambon.(SAD)

Comment