by

Kasus YAB Siap Diadili

beritakotaambon.com – Ketua dan Sekretaris Yayasan Anak Bangsa (YAB), Josefa J. Kelbulan dan Lambert W. Miru, siap-siap untuk naik kursi pesakitan di Pengadilan Negeri Ambon, dalam waktu dekat.

Dua tersangka itu dijerat dalam kasus penipuan dan penggelapan sejumlah uang milik warga, dibeberapa daerah di Indonesia Timur.

Kasi Pidum Kejari Ambon, Aizit P. Latuconsina, mengatakan, berkas perkara kedua tersangka penipuan dan penggelapan YAB itu sudah dilimpah ke Pengadilan Negeri Ambon, Rabu (8/9).

“Berkas perkara Ketua dan Sekertaris YAB, sudah limpah ke pengadilan hari ini,” ungkap Latuconsina, melalui selulernya.

Mantan Kacabjari Malteng di Wahai itu mengaku, berkas perkara kedua terdakwa sudah masuk pengadilan. Sehingga tidak lama lagi, keduanya akan disidang.

“Tidak lama lagi sudah sidang kasus YAB itu, karena berkasnya telah masuk PN,” imbuhnya.

Latuconsina mengaku, saat ini, karena berkas perkara kedua tersangka itu telah resmi masuk pengadilan, maka hakim yang akan menentukan jadwal sidang.

“Entah sidang kapan, tapi yang jelas itu sudah kewenangan majelis hakim,” tandasnya.

Terhadap kasus penipuan dan penggelapan YAB, penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku menetapkan 10 tersangka.

Mereka diantaranya, Bidadari, Supici Leky alias Ice, Lendy Latupatty alias Lendi, Ongen Miru alias Ongen, Berti Miru alias Berti, Andreas, Lucas Pattala dan Marla, ditambah Ketua dan Sekretaris Yayasan Anak Bangsa (YAB).

Baca juga:
Kejati Diminta Tetapkan Tersangka Korupsi PT Kalwedo

Sebelumnya diberitakan, penyidik Ditreskrimum Polda Maluku, menyerahkan dua orang tersangka kasus dugaan tindak pidana penipuan, yaitu, Josefa J. Kelbulan selaku Ketua Yayasan Anak Bangsa (YAB) dan Lambert W. Miru selaku Sekretaris YAB, ke Jaksa Penuntut Umum, belum lama ini.

Josefa dan Lambert diserahkan bersama barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Maluku. Penyerahan tersangka atau tahap II tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Ambon, Kamis (26/8).

“Untuk kasus dugaan penipuan, Ketua dan Sekretaris Yayasan Anak Bangsa sudah kita tahap II kepada JPU, pada Kamis kemarin (26/8),” kata Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol. M. Rum Ohoirat, Senin (30/8).

Penyerahan kedua tersangka dilakukan setelah berkas perkara mereka dinyatakan lengkap oleh JPU, pada 24 Agustus 2021. Keduanya disangkakan pasal 378, pasal 372, pasal 64 ayat 1, dan pasal 55 ayat 1 angka 1 KUHPidana.

Dalam kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan yang dilakukan YAB, Polda Maluku menjerat sebanyak 10 orang tersangka.

Baca juga: Dishub Akan Tindak Sopir Angkot Nakal

Untuk Ketua dan Sekretaris YAB sendiri, berkas perkara mereka displit terpisah dari 8 anggota lainnya. “Jadi masih ada 8 tersangka lainnya yang belum diserahkan. Masih dalam tahap penyidikan,” terangnya.

Kasus yang sempat menggemparkan publik ini diusut penyidik Ditreskrimum Polda Maluku berdasarkan laporan polisi nomor : LP-B/244/IV/2021/SPKT/POLDA MALUKU, Tanggal 29 April 2021.(SAD)

Comment