by

KBM Sesuai Kebutuhan Siswa

Ambon, BKA- Kepala SD B2 Kristen Urimessing, C. Salawanej, mengatakan, selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) masih dilakukan, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) akan tetap disesuaikan dengan kebutuhan siswa.

Sekolah, lanjutnya, tidak bisa memaksa siswa belajar sesuai kurikulum yang ada. Sebab ditakutkan, itu akan mempengaruhi proses belajar mereka. Apalagi untuk siswa kelas kecil, yang masih sangat membutuhkan pendampingan belajar. Mereka perlu menyesuaikan diri dalam mengikuti proses belajar, baik melalui Daring maupun Luring.

“Memang karena kita ingin putuskan mata rantai penyebaran virus, sehingga mau tidak mau harus terus belajar dari rumah. Hal ini membuat kita juga harus tetap sesuaikan proses belajar dengan kebutuhan anak. Apalagi anak yang masih kelas I. Walaupun dalam penyesuaian, kita harus berupaya untuk kreatif dalam menyiapkan materi, agar mereka lebih senang belajar. Misalnya untuk kelas kecil, perlu ada gambar-gambar yang menarik. Sebab tidak bisa dipungkiri, kalau anak-anak sudah jenuh,” ungkap Salawanej, Jumat (6/11).

Dengan berbagai upaya yang dilakuka itu, Ia meminta, agar orangtua terus mendukung PJJ ini lewat pendampingan bagi anak selama belajar di rumah. Dengan harapan, Kota Ambon secepatnya kembali ke zona hijau agar proses belajar kembali dilakukan di sekolah.

“Orangtua sangat berperan penting dalam upaya mempertahankan PJJ ini. Untuk itu, kita terus minta dukungan orangtua. Karena percuma kita berupaya untuk desain materi pelajaran yang menarik sesuai kebutuhan siswa, kalau tidak ada dukungan orangtua, dalam mendampingi anak saat belajar. Kita berdoa, semoga Kota Ambon yang saat ini sudah berada di zona orange, bisa cepat zona hijau,” harap Salawanej. (LAM)

Comment