by

Keberhasilan PJJ Tergantung Orangtua

Ambon, BKA- Kepala SD Negeri 1 Galala, Daniel Erupley, mengatakan, keberhasilan pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) juga dipengaruhi peran aktif orangtua di rumah.

Sesuai hasil evaluasi pelaksanaan PJJ pada akhir tahun ajaran 2019/2020 lalu, ditemukan banyak kendala. Diantaranya, kurangnya keseriusan atau partisipasi orangtua dalam mendampingi anak-anak belajar di rumah.

“Kita tidak tahu kendalanya apa, sehingga belum semua orangtua serius dalam mendampingi anaknya. Tapi kita berharap, orangtua bisa lebih serius lagi, jika PJJ masih dilakukan di tahun ajaran baru. Karena PJJ ini sukses dan tidaknya, sebenarnya itu tergantung dari orangtua,” kata Erupley, Selasa (30/6).

Hal tersebut yang mesti menjadi perhatian oleh semua pihak, sambil pihak sekolah melakukan pengembangan pola PJJ yang lebih baik.

“Sebab pengalaman PJJ kemarin, yang hanya 3 bulan saja, anak-anak sudah sangat jenuh. Apalagi ini satu semester full. Pasti mereka akan merasa lebih jenuh, kalau kita tidak merubah pola pembelajaran kita. Ini yang sementara kita upayakan untuk merubah itu,” ulas Erupley.

Sampai dengan saat ini, belum ada satu pun instruksi dari pemerintah, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Ambon, terkait dengan teknis pembelajaran di tahun ajaran 2020/2021 nanti, yang rencananya dimulai pada 13 Juli mendatang.

“Jadi prinsipnya, kita akan ambil kebijakan. Yakni, mencarikan pola pembelajaran baru, kalau belum ada instruksi dari Disdik. Karena itu, kita masih tetap menunggu komando. Kalau sudah ada, pasti kita akan ambil langkah selanjutnya. Yang terpenting, sekolah dan orangtua bisa tetap kerja sama. Itu yang penting,” pungkas Erupley. (LAM)

Comment