by

Kebijakan Pemkot Harus Dikawal

Ambon, BKA- Organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabag Ambon, diminta untuk selalu mengawal kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon yang berkaitan dengan penanganan pandemi Covid-19.

Hal ini disampaikan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, dalam sambutan yang dibacakan Asisten I Setkot Ambon, Elkyopas Silooy, pada pembukaan LK II tingkat nasional, HMI Cabang Ambon, di Unpatti Ambon, Rabu (3/3).

Dengan kerja antara pemerintah dan organisasi kemahasiswaan, kata Richard, sangat membantu memutus mata rantai Covid-19, yang sampai sekarang masih mewabah di kota bertajuk Manise ini. “Ini bertujuan agar Kota Ambon bisa secepatnya terbebas dari penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Dengan kondisi Ambon saat ini, lanjut dia, Pemkot berharap ada dukungan dari masyarakat maupun mahasiswa. Seperti yang tergabung dalam organisasi HMI. Dengan begitu, maka pergerakan Covid-19 dapat ditekan.

“Kebijakan yang dikeluarkan oleh Pemkot terkait corona, dalam hal ini penerapan Protokol Kesehatan, merupakan suatu upaya dalam mencegah penyebaran Covid-19. Jika kebijakan ini didukung penuh oleh HMI, otomatis peluang terbebas dari wabah ini semakin besar dan cepat,” terangnya.

Mantan anggota DPRD Maluku ini juga mengaku, dalam fungsi pengawasan kebijakan yang dikeluarkan Pemkot, harus dikawal dengan baik oleh HMI. Sehingga Kota ini dapat menjadi lebih baik.

“Semua kebijakan pemerintah yang dapat menunjang ekonomi masyarakat, toleransi antar umat beragama, mesti didukung oleh semua pihak. Agar Kota Ambon bisa menjadi contoh baik dari berbagai aspek bagi daerah lain, ” jelasnya.

Ketua HMI Cabang Ambon, Burhanuddin Rumbouw mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kebijakan Pemkot dalam upaya memutus mata rantai penyebaran corona.

“Dalam situasi seperti sekarang, HMI akan berperan bukan hanya sebagai tukang kritik saja, melainkan mampu memberikan solusi terhadap persoalan yang ada. Sehingga, kebijakan yang dibuat pemerintah bisa terkesan pro rakyat,” tutupnya. (IAN)

Comment