by

Kebijakan Walikota Ringankan Tugas DLHP

Ambon, BKA- Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon telah mengeluarkan kebijakan yang melarang pesta kembang api pada Natal 25 Desember 2020. Kebijakan ini, guna mencegah timbulnya kluster baru penyebaran Covid-19.

Namun disisi lain, kebijakan ini turut meringankan tugas dan tanggung jawab Dinas Lingkungan Hidup dan Persampahan (DLHP) Kota Ambon. Sebab, para petugas DLHP yang nantinya melakukan pembersihan sampah di Hari Natal, tidak seperti tahun lalu. Sebab pesta kembang api telah ditiadakan.

“Kita menjalankan tugas untuk Kota tetap bersih dari sampah. Dengan kebijakan tidak ada pesta kembang api, tentu meringankan kita (DLHP), ” ungkap Kepala DLHP Ambon, Luzia Izaak, saat dikonfirmasi koran ini, Minggu (20/12).

Menurutnya, jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya tanpa pandemi Covid-19, pihaknya selalu melakukan pembersihan setelah perayaan Natal. Karena hal tersebut, menjadi tugas dan tanggung jawab DLHP.

Untuk itu, meskipun kebijakan Walikota terkait pesta Kembang api, ada warga yang sengaja tidak mengindahkannya, sehingga pihaknya akan tetap melaksanakan pembersihan untuk seluruh wilayah di Kota Ambon, agar tetap bersih.

“No problem (tidak masalah). Kita tetap melakukan pembersihan. Setiap pagi, tersungkur kemudian setiap siang dan sore. Jadi tidak ada masalah jika ada warga yang merayakan pesta kembang api. Tetap kita akan melaksanakan kita punya tugas. Dan itu rutin seperti biasa, ” ujarnya.

Lucia juga berharap, apa yang sudah dihimbau pemerintah, masyarakat harus menuruti. Sebab, itu kebaikan bersama. Mengingat Kota bertajuk manise ini, masih berada di tengah Pandemi Covid-19.

Dia juga menambahkan, memasuki Natal tahun 2020, masyarakat harus tetap mengedepankan Protokol kesehatan. Karena, langkah untuk mencegah timbulnya kluster baru pada Natal kali ini, hanya dengan mematuhi Protokol kesehatan.

“Jelang Natal ini, masyarakat harus bisa menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, dan memakai masker,” himbaunya.

Diberitakan sebelumnya, Walikota Ambon, Richad Louhenapessy mengatakan, telah menandatangani surat edaran Walikota, untuk meniadakan pesta kembang api dan open house, guna menekan pergerakan Covid-19 pada perayaan Natal dan Tahun Baru 2020.
“Saya sudah tanda tangan surat edarannya untuk ditujukan kepada semua masyarakat, ” tandas Richard belum lama ini. (BKA-1)

Comment